Beranda Jateng 15 Parpol Lolos Pemilu 2019, PKPI Gagal, Ini Alasannya

15 Parpol Lolos Pemilu 2019, PKPI Gagal, Ini Alasannya

BERBAGI
KPU Jateng menandatangani hasil verifikasi partai politik yang telah lolos untuk berkompetisi di Pemilu 2019 Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang, Minggu (11/2). FOTO : AMBAR ADI WINARSO / JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID. SEMARANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng mengumumkan hasil verifikasi partai politik peserta Pemilu 2019. Dari 16 parpol hanya Partai Keadilan dan Peraturan Indonesia (PKPI) yang tak lolos verifikasi.

Partai besutan mantan Kepala BIN Jenderal (Purnawirawan) AM Hendropriyono ini tidak bisa berpartisipasi dalam Pemilu 2019 Jateng. PKPI tak mampu mencukupi ketersediaan 75 persen syarat minimal kepengurusan di daerah.

Dari 35 kabupaten / kota, PKPI hanya mampu ada kepengurusan di sembilan kabupaten kota yakni Kabupaten Banyumas, Kebumen, Magelang, Rembang, Klaten, Sragen, Blora, Temanggung dan Kota Semarang). Sedang di  26 kabupaten / kota tidak memenuhi syarat (TMS).

“Sesuai ketentuan undang-undang seluruh partai politik harus memenuhi persyaratan, seperti kepengurusan harus di 100 persen di propinsi se-Indonesia harus lolos, 75 persen kepengurusan di kabupaten kota se-Propinsi harus lolos, kemudian keanggotaanya di seluruh kabupaten kota harus ada kepengurusannya,” kata Joko Purnomo, Ketua KPU Jateng, usai penandatanganan rapat pleno hasil verifikasi parpol peserta Pemilu 2019 Jateng, di Hotel Patra Jasa Semarang, Minggu (11/2).

Tiga unsur verifikasi, lanjut Joko, diantaranya data faktual kepengurusan ketua, sekretaris, bendahara. Data faktual keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dari jumlah pengurus, serta alamat domisili kantor dan surat pernyataan.

“11 parpol lengkap yakni mereka yang dulu peserta Pemilu 2014, sedangkan empat partai baru sesuai hasil keputusan MK sudah terverifikasi sejak awal pendaftaran di KPU pusat,” tambahnya.

Sebelas partai lama yang terverifikasi itu adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Kesejahteraan (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Peraturan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan  Partai Bulan Bintang (PBB).

Empat partai baru yang terverifikasi adalah Partai Berkarya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), dan Partai Peraturan Indonesia (Perindo).

Hasil tersebut akan diserahkan dan direkap secara nasional pada tanggal 14 -17  Februari 2018 di KPU RI. Dan keputusan final ada pada KPU RI setelah dilakukan rapat pleno di Jakarta.

“Begitu KPU RI telah memutuskan akhir, seluruh partai politik yang lolos dapat mengikuti dan sah sebagai peserta pemilu 2019 di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya. (aam/muz)

 

BERBAGI