Beranda Semarang 15 Tahun Klinik Pratams “Yehovs Shalom” , Gelar Pengobatan Gratis dan Bantuan...

15 Tahun Klinik Pratams “Yehovs Shalom” , Gelar Pengobatan Gratis dan Bantuan Sosial

BERBAGI
Ketiga dari kiri Karso Oerip, keempat dari kanan, Pendeta Goenawan Susanto, Gembala Sidang Gereja Isa Almasih Dr Cipto, empat dari kiri Konradus Samsuri, Direktur operasional Yayasan Soegijapranoto dan 5 kanan, Suster Kristina Triyani, Kepala Unit PACG Bhakti Kasih.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Terbatasnya pelayanan kesehatan dan masih banyaknya masyarakat yang hidup dalam garis kemiskinan membuat beberapa orang terdorong untuk mendirikan yayasan atau klinik kesehatan.

Salah satunya Karao Oerip, Jemaat Gereja Isa Al Masih Dr Cipto Semarang yang pada 29 September 2003 mendirikan Balai Pengobatan Yehova Shalom.

“Kami tergerak untuk membantu saudara-saudara kita, masyakat Kota Semarang memberikan pelayanan kesehatan yang pada saat kami mendirikan klinik ini relatif mahalnya biasa kesehatan,” jelas Karso Oerip, ketua Yayasan Pengobatan Yehova Shalom, dalam keterangannya.

Seiring dengan perjalanan waktu, dan guna menjangkau pelayanan kesehatan lebih luas dan menjangkau semua lapisan masyarakat, balai pengobatan diganti menjadi Klinik Pratama Yehova Shalom.

“Harapan kami akan membawa semangat baru untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada semua lapisan dan jaringan masyarakat,” papar Oerip menambahkan.

Dan sebagai ungkapan syukur tepat berdirinya Klinik, tanggal 29 September 2018 yang lalu bertempat di Klinik Pratama Kasih Yehova Shalom Jalan Karimata No 40 Semarang, digelar pengobatan gratis kepada masyarakat di wilayah Kota Semarang.

Selain itu, Klinik yang dikelolanya juga bekerjasama dengan Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih Semarang memberikan bantuan kepada anak asuh di panti asuhan ini.

“Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih merupakan panti asuhan yang secara khusus menolong anak-anak yang kurang mampu dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus yang terlahir dengan cacat tubuh maupun cacat mental dari keluarga yang tidak mampu,” papar Oerip.

Seiring dengan bertambahnya usia klinik, Oerip akan terus berupaya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menjangkau semua lapisan masyarakat. (**)