Beranda Jateng 300 Personel Polres Boyolali Amankan Natal dan Tahun Baru

300 Personel Polres Boyolali Amankan Natal dan Tahun Baru

109
BERBAGI
Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi. FOTO : AJI JARMAJI/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Polres Boyolali akan menerjunkan 300 personel untuk pengamanan perayaan Natal dan tahun baru 2018 mendatang. Selain pengamanan tempat-tempat ibadah, juga jalur masyarakat serta pengamanan rumah-rumah kosong dari ancaman pencuri.

“Dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru, yang menjadi pusat perhatian kita adalah ancaman kepada warga masyarakat. Tidak hanya ancaman terorisme, namun juga keamanan bagi masyarakat yang akan merayakan Natal dan tahun baru,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, kemarin.

Aries menyatakan, sudah berkoordinasi dengan Satuan Brimob untuk membantu melakukan sterilisasi di lokasi yang akan digunakan untuk aktifitas keagamaan dalam rangka Natal. Sterilisasi akan dilakukan mulai H-3 atau sebelum Misa.

Sterilisasi dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman bom atau tindak terorisme lainnya. Tak hanya tempat ibadah, polisi juga akan mengamankan jalur transportasi masyarakat.

“Kemudian rumah-rumah kosong, karena ini bersamaan dengan masa liburan, itu akan menjadi pusat perhatian kita juga,” kata Aries.

Pihaknya sudah menginstruksikan kepada para Bhabinkamtibmas untuk mendata rumah-rumah kosong di wilayah tugasnya. Rumah yang ditinggalkan pemilik untuk perayaan Natal maupun ditinggal liburan.

“Rumah yang kosong ditinggal pemiliknya karena liburan atau perayaan Natal didata dan akan menjadi sasaran patroli agar tak menjadi sasaran tindak kriminalitas,” terang dia.

Untuk pengamanan Natal dan tahun baru, pihaknya juga sudah menyiapkan 300 personel ditambah dari unsur lain, seperti TNI, Dishub, Satpol PP, PMI dan lainnya. Dalam operasi Lilin Candi yang akan dimulai 21 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018 mendatang, Polres Boyolali akan mendirikan dua posko pengamanan dan satu posko pelayanan.

Untuk pengamanan jalur, jelas Kapolres, di Boyolali ada satu titik yang berdasarkan pengalaman selama Lebaran lalu, selalu padat kendaraan. Yaitu di jembatan Bakalan, Kecamatan Ampel, di ruas jalan Solo-Semarang.

Metode yang dilakukan untuk mengurai kemacetan di tempat tersebut pada Lebaran lalu, dinilai cukup berhasil. Maka metode yang sama akan diterapkan pada pengamanan jalur dalam rangka Natal dan tahun baru ini.

“Intinya kami dari Polres Boyolali sudah siap untuk mengamankan kegiatan kegiatan keagamaan dalam rangkat Natal. Termasuk jalur yang akan dilalui apabila terjadi kepadatan arus,” tandasnya. (aji/saf)