Beranda Ekonomi 42 UKM Dapat Pendampingan YDBA

42 UKM Dapat Pendampingan YDBA

259
BERBAGI
PENDAMPINGAN UKM- Sebanyak 42 UKM dari Klaten, Tegal, Semarang, Yogyakarta dan Waru Sidoarjo mendapat pendampingan bisnis di bidang manufaktur dari Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS
PENDAMPINGAN UKM : Sebanyak 42 UKM dari Klaten, Tegal, Semarang, Yogyakarta dan Waru Sidoarjo mendapat pendampingan bisnis di bidang manufaktur dari Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS PENDAMPINGAN UKM- Sebanyak 42 UKM dari Klaten, Tegal, Semarang, Yogyakarta dan Waru Sidoarjo mendapat pendampingan bisnis di bidang manufaktur dari Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG –  Sebanyak 42 UKM dari Klaten, Tegal, Semarang, Yogyakarta dan Waru Sidoarjo mendapat pendampingan bisnis di bidang manufaktur dari Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Melalui upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan wawasan UKM mengenai pengembangan bisnis agar berkelanjutan.

Deputi Kepala Departemen Pelatihan dan Pendampingan YDBA, Aloysius Daniel Harbianto mengatakan, sampai saat ini Astra melalui YDBA berupaya membina UKM dan memberdayakan masyarakat dengan berbagai cara. Salah satunya menggandeng PT GS Battery sebagai salah satu lini bisnis Astra Group.

“Kali ini kami juga menggandeng  GS Battery, agar para pelaku usaha bidang manufaktur ini bisa berencana tentang bisnisnya di masa depan,” katanya, dalam kunjungan ke Pabrik GS Battery di BSB Semarang, Kamis (8/11).

Kepala Divisi Plant PT GS Battery Semarang, A Rofik Cholid menuturkan, kepada para mitra UKM pihaknya ingin berbagi mengenai manajemen lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja (LK3). Selama ini yang dipikirkan UKM adalah bagaimana usahanya bisa berproduksi dan beroperasional. Masih sedikit yang berpikir bagaimana agar bisa berkelanjutan.

“Untuk itu, GS Battery memberikan pendampingan kepada pelaku UKM agar bisa berinovasi supaya bisnisnya bertahan dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Adapun penunjukkan GS Battery oleh YDBA dalam pendampingan bisnis, karena perusahaan tersebut sudah berdiri selama lebih dari 40 tahun.

“Kami ajarkan bagaimana praktik pengembangan bisnis dan strategi untuk menghadapi persaingan bisnis. Disamping itu, kami juga bagi tentang keamanan kerja dan pengelolaan lingkungan karena perusahaan ini sudah mengarah ke green company,” tutur Rofik.

Dengan begitu, lanjutnya, jika itu diterapkan oleh UKM harapannya bisnis mereka bisa berkembang dan siapa tahu bisa bermitra dengan Astra atau GS Battery.

Selain teori, peserta pendampingan juga mendapat kesempatan melihat secara langsung penerapan sistem tata kelola produksi yang baik, mulai dari tata letak pabrik, sistem ergonomi, keselamatan kerja, 5R, dan pengelolaan limbah.(aln)

BERBAGI