Beranda Pilkada Serentak 2018 50 Akun Medsos Dipantau Polisi

50 Akun Medsos Dipantau Polisi

Sering Bahas Pilbup Kudus

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS  – Polres Kudus saat ini memantau tidak kurang dari 50 akun medsos yang berpotensi menyebarkan postingan yang bisa memperkeruh situasi menjelang Pilbup Kudus 2018.

“Banyak, saat ini ada sekitar 50 puluh akun medsos. Saya belum bisa sampaikan secara detail. Kita tidak mungkin sebut nama akun-akun itu, ” ujar Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning, kepada wartawan di Kudus, Selasa (16/1).

Dari puluhan akun dalam pemantauan itu, sebagian besar teridentifikasi milik warga Kudus. Polres Kudus melalui Tim Anti Black Campaign terus menelusuri akun-akun yang menyebarkan kebencian dan permusuhan di dunia maya.

Patroli siber ini dilakukan 24 jam tiap hari untuk menjaga kondisi yang kondusif. Pemantauan medsos itu akan dilakukan hingga perhelatan Pilkada selesai.

“Akun-akun itu aktif membicarakan perkembangan politik di Pilbup Kudus, calon-calon bupati, dan pembahasan arah politik di Kudus. Sejauh ini kami belum menemukan akun yang mengarah pada ujaran kebencian, fitnah, dan sejenisnya,” katanya.

"Akun-akun itu aktif membicarakan perkembangan politik di Pilbup Kudus, calon-calon bupati, dan pembahasan arah politik di Kudus. Sejauh ini kami belum menemukan akun yang mengarah pada ujaran kebencian, fitnah, dan sejenisnya," Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning
AKBP Agusman Gurning

Akun medsos yang dipantau polisi belum termasuk akun resmi pasangan bacabup. Sesuai aturannya, pasangan bacabup wajib mendaftarkan akun ke KPU. “Akun paslon yang dipakai kampanye wajib didaftarkan. Itu aturannya,” ujarnya lebih lanjut.

Adapun 50 akun medsos yang dipantau sebagian besar merupakan akun medsos Facebook. Namun polisi juga memantau medsos lain seperti Instagram, Path, danTwitter

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, sampai saat ini belum ada satupun bakal paslon yang mendaftarkan akun medsosnya. “Belum ada, (padahal) itu wajib,” kata Khanafi. (dtc/udi)

BERBAGI