Beranda Semarang Ada Peserta Tes CPNS di Semarang yang Bawa Jimat

Ada Peserta Tes CPNS di Semarang yang Bawa Jimat

Berupa Kertas Tulisan Arab dan Ketapel

62
TES CPNS: Suasana tes CPNS di Udinus Semarang, Kamis (6/2/2020). Dalam tes tersebut kedapatan ada peserta yang membawa jimat.
TES CPNS: Suasana tes CPNS di Udinus Semarang, Kamis (6/2/2020). Dalam tes tersebut kedapatan ada peserta yang membawa jimat.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, menjadi salah satu lokasi tes CPNS di Jawa Tengah. Berbagai cerita mewarnai kegiatan tes CPNS tersebut, salah satunya ada peserta yang ketahuan membawa jimat. Ups!
“Dua kali ketemu jimat, berupa kertas tulisan Arab gundul sama kayak katapel, kecil,” ujar Ketua Pelaksana dari Udinus untuk CAT CPNS 7 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Mohamad Sidiq, kepada detikcom di kampus Udinus, Jalan Imam Bonjol, Semarang, Kamis (6/2).

Udinus Semarang menjadi lokasi tes CPNS yang diikuti 35.980 dari tujuh kabupaten/kota di Jateng mulai 27 Januari hingga 15 Februari 2020. Ketujuh daerah tersebut ialah Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Batang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Wonosobo.

Sidiq menyampaikan tes berjalan lancar dan tertib karena melewati beberapa tahapan, mulai antrean, body checking, verifikasi manual, PIN register, dan lainnya. Peserta terbanyak dari Kabupaten Tegal dan berjalan sejak hari Sabtu (1/2) hingga hari ini.

Informasi terkait jimat yang dibawa peserta tes CPNS di lokasi tersebut sempat viral di media sosial. Sidiq mengungkapkan jimat itu didapat petugas dari peserta tes saat body checking pada Senin (3/2).

Selain jimat, temuan lainnya dari pelaksanaan tes CPNS di Udinus adalah ada 15 peserta ujian yang terlambat. Belasan peserta itu terlambat karena KA Kaligung yang ditumpanginya mengalami masalah pada lokomotif hingga mogok di antara Stasiun Kalibodir-Kaliwungu pada Senin (3/2).

“Itu kan force majeure. Kami sampaikan ke panitia, saat itu ada Pak Sekda Tegal. BKN mengizinkan, tapi harus ada bukti tiket. Kami juga konfirmasi ke Daop. Ada 15 orang di sesi 2 yang telat, tapi bisa ikut tes semua di sesi berikutnya,” jelasnya.

Sidiq menjelaskan saat ini tidak ada permasalahan dalam pelaksanaan tes CPNS di Udinus. Antisipasi mati lampu juga sudah dilakukan dengan berkoordinasi dengan PLN dan menyiapkan genset 400 kVA.

“Kami sudah koordinasi dengan PLN agar jangan ada pemadaman bergilir dulu. Kami juga beli genset,” ujarnya.
Udinus juga menyediakan tampilan live score atau nilai yang muncul secara langsung saat peserta menjawab pertanyaan. Pengantar peserta atau keluarga bisa melihat di layar yang disiapkan di halaman.

“Keluarga bisa memantau nilainya lewat live score ini. Setelah ujian selesai juga ada print out yang ditempel di papan pengumuman,” jelasnya.

Terkait lahan parkir, Udinus menyiapkan kantong parkir bahkan sampai ke Wisma Perdamaian. Udinus juga bekerja sama dengan hotel di Semarang sehingga peserta bisa mendapatkan diskon jika menginap. Informasi terkait tes CPNS tersebut ada di http://cpns.dinus.ac.id, termasuk soal diskon hotel dan lainnya.(dtc/udi)