Beranda Hiburan Adu Akting di Film ‘Bisikan Arwah’ , Ini Pengakuan Mas Pri

Adu Akting di Film ‘Bisikan Arwah’ , Ini Pengakuan Mas Pri

83
BERBAGI
Supriyadi Ketua DPRD Kota Semarang tengah beradu akting bersama lawan mainya I Gusti Ayu artis Ibu Kota. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Proses pembuatan film layar lebar garapan Sutradara Hani Mustofa yang berjudul ” Bisikan Arwah ” yang difokuskan di Kawasan Kota Lama Semarang, menjadi wadah bakat masyarakat dan beberapa pemangku jabatan untuk mengembangkan bakat seninya beradu akting dengan artis papan atas.

Tidak hanya dimainkan oleh Vikky Prasetyo dan Angel Elga dua sejoli sebagai artis Nasional pada peran utama film genre horor tersebut. Tetapi  ketua DPRD kota semarang Supriyadi yang juga ikut mendukung dan terlibat sebagai pemain.

Meski mempunyai jabatan sebagai Ketua DPRD Kota Semarang dan politikus salah satu parpol besar di Indonesia. Aksi dan performa Supriyadi dalam beradu akting tak kalah dengan lawan mainya yang memang berproesi sebagai artis.

Hal tersebut, terlihat ketika Supriyadi yang mendapat peran sebagai bapak, harus beradu akting dengan I Gusti Ayu (Intan) salah satu artis ibukota yg berperan sebagai Katty, anaknya.

Ada yang unik dalam sesi dialog dalam sesi proses pengambilan gambar (akting), ternyata tidak hanya Supriyadi yg terlihat grogi, namun pemeran Katty yg menjadi lawan mainnya juga mengalami hal yang sama. Tak pelak dialog pun perlu diulang beberapa kali, berkat bimbingan sutradara Hani Mustofa akhirnya kendala tersebut bisa teratasi dengan baik dengan hasil yang baik serta mendapat respon positif dari kru film.

“Memang saya akui, saya sempat sangat grogi ketika harus beradu akting didepan kamera, namun dari arahan sutradara, bagaimana saya harus memainkan watak seorang bapak alhamdulillah dunia akting yang menjadi pengalaman pertama saya ini, bisa saya lalui dengan baik,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Pri, kepada Jateng Pos, di sela jeda pengambilan Gambar di Jalan Podang Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu Malam pekan lalu.

Supriyadi sangat mengapresiasi proses pembuatan film tersebut, yang lokasi syutingnya dilakukan dikota lama Semarang. Menurutnya, akan berdampak positif terhadap kemajuan dan pengembangan kota lama Semarang menjadi salah  satu destinasi wisata unggulan.

“Sejak tim film Bisikan Arwah memutuskan dan meminta ijin untuk mengambil lokasi pengambilan gambar di Kota Lama Semarang. Kami selaku Pemerintah Daerah langsung menyambut dengan senang. Tidak hanya itu, beberapa masyarakat dan saya sendiri dilibatkan dalam project film tersebut untuk menjadi pemain tambahan, setelah melalu casting langsung dari sutradara,”jelasnya.

Supriyadi berharap, film tersebut bisa sukses dan ditonton banyak orang dan Semarang khususnya kawasan Kota Lama bisa lebih nge-hits dikenal banyak orang serta menjadi tren setter favorit syuting film lainya. (ucl/drh)