Beranda Jateng Agustina Soroti Perlunya Kajian Distribusi Pupuk

Agustina Soroti Perlunya Kajian Distribusi Pupuk

274

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN- Persoalan pupuk menjadi kajian utama dalam penyerapan aspirasi anggota DPR RI Komisi IV Agustina Wilujeng Pramestuti di Sragen, Rabu siang (21/2). Anggota fraksi PDI Perjuangan ini bertemu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati di kantor Setda Sragen.

Soal distribusi pupuk ia minta agar dievaluasi sehingga tidak membebankan para petani. Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan sebenarnya sistem yang dikembangkan pemerintah pusat dalam penyaluran pupuk ke petani sudah baik.

Hanya saja, sistem itu harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Karena masalah dengan sistem pembelian pupuk saat ini, tidak hanya dialami Kabupaten Sragen, tetapi juga daerah lain.

“Sebenarnya sistem yang dibangun bermaksud baik agar penyaluran pupuk ke petani transparan, disiplin dan terkendali. Namun, sistem ini juga harus dibarengi jadwal yang tepat waktu dengan masa tanam. Lantas proses pembelian juga perlu dibenahi dengan pembayaran di bank yang luwes. Maka perlunya komunikasi antara pemerintah daerah dengan pusat agar mendapatkan titik temu dalam proses penyaluran pupuk sesuai sistem yang ada, namun juga bisa diterima petani,” papar Agustina Wilujeng.

Selain mengatasi persoalan penyaluran pupuk, kata Agustina Wilujeng, pihaknya siap mengupayakan untuk meningkatkan bantuan ke Sragen untuk meningkatkan infrastruktur pertanian. Seperti pembuatan sumur dalam, pembangunan irigasi tersier maupun pembuatan embung.

“Dengan menaikkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang fokus pada pembangunan fisik sarana pertanian khususnya di Sragen akan kita upayakan di Sragen sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah,” jelas Agustina Wilujeng.

“Selain kami ikut mendorong upayakan anggaran, kepala daerah bersangkutan juga harus datang langsung ke menteri pertanian menjelaskan persoalan yang ada di daerahnya sehingga bantuan khususnya infrastruktur pertanian yang dibutuhkan bisa disediakan,” papar Agustina Wilujeng. Dia menyampaikan untuk ini memang perlu penjaminnya.

Dia menjelaskan anggota DPRD menjamin bahwa DAK digunakan sesuai fungsinya. Pihaknya siap menjadi penjamin agar kebutuhan pertanian tercukupi.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan dengan kunjungan ini Sragen mendapat DAK yang lebih besar lagi. Pasalnya saat ini DAK hanya Rp 2 Miliar dibagi untuk dua dinas yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian.

”Proses penganggaran di tempat kita hampir sama dengan pusat, kita mengusulkan banyak ke pemerintah pusat, dari semua item kita prioritaskan tidak semua terealisasi, karena butuh pengawalan,” ujarnya.

Bupati menyampaikan harapannya bisa mendapatkan Rp 27 miliar sama dengan 2016 lalu. Meskipun masih jauh dengan kabupaten magelang yang mencapai Rp 40 miliar. ”Kalau ada penjaminnya optimis,” ujarnya.

Agenda pertemuan Bupati Sragen dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Agustina Wilujeng juga dihadiri Ketua Dewan Sragen Bambang Samekto, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sragen Suparno dan sejumlah para pengurus DPC PDI Perjuangan Sragen.  (ars/biz/muz)