Beranda Jateng Aher Gelar Silaturahim dengan Umat Islam Klaten

Aher Gelar Silaturahim dengan Umat Islam Klaten

14
BERBAGI
Gubernur Jawa Barat periode 2008-2018 Ahmad Heryawan saat menggelar silaturahim dengan umat Islam Klaten, Minggu (8/7) (dok IST)

JATENGPOS.CO.ID, KLATEN – Gubernur Jawa Barat 2008-2018 Ahmad Heryawan menggelar silaturahim dengan umat Islam Klaten di bilangan Klaten Utara, Minggu (8/7) malam. Pria yang akrab disapa Aher itu didaulat memberikan kajian tentang “Kepemimpinan Islam”.

Aher lantas menjelaskan, kehidupan bernegara tidak bisa dipisahkan dari Islam sebagai agama. Agama dan politik, ujar dia, ibarat dua anak kembar yang tidak bisa dipisahkan.

Aher lantas menerangkan dalam Islam, politik kekuasaan memiliki dua fungsi. Pertama menjaga kemurnian agama dan yang kedua mengatur urusan dunia.

“Para ulama sudah merumuskan jika tujuan bernegara ada tiga. Pertama membangun kesejahteraan, kedua membangun rasa aman dan ketiga menghadirkan penghambaan manusia kepada Rabb semesta alam,” papar pria yang baru saja meraih gelar doktor dari Unpad tersebut.

Mengutip pendapat ulama, Aher menyebut saat ini lembaga yang bisa menghadirkan manfaat yang sangat besar adalah lembaga negara. Oleh karena itu, amanah saat menjadi penyelenggara negara wajib ditunaikan dengan menghadirkan manfaat seluasnya kepada rakyat.

Ia pun memberi contoh saat pertama menjabat sebagai gubernur Jawa Barat pada 2008. Saat itu hanya 45 persen anak usia SMA/SMK di Jawa Barat yang mengenyam pendidikan. Sisanya tidak bisa bersekolah karena Jabar kekurangan ruang kelas. Rangking pendidikan Jabar saat itupun nomor 32 dari 33 propinsi.

Aher lantas berinisiatif menghadirkan 6.000 ruang kelas baru setiap tahunnya baik ke sekolah negeri maupun sekolah swasta. “Ada anggarannya sehingga dalam tiga tahun ada 18 ribu ruang kelas baru. Dari 800 ribu siswa SMA/SMK yang sekolah pada 2008 naik menjadi 2,1 juta siswa pada tahun 2017,” papar dia. Ia menyebut percepatan manfaat kepada rakyat sebanyak itu efektif dilakukan lewat lembaga negara.

Aher sendiri usai menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat masuk dalam daftar capres/cawapres yang diajukan PKS dan masuk dalam rekomendasi cawapres dari PA 212 pada Pilpres 2019.(hfd)

BERBAGI