Beranda Semarang Andalkan Single Rock Klasik Juara

Andalkan Single Rock Klasik Juara

152
Rolland Band
Rolland Band

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Usia boleh menua tetapi kreasi harus tetap terjaga. Begitulah semangat yang dibangun oleh Rolland Band. Menginjak usianya ke-35 tahun, band gaek yang dibentuk pada akhir tahun 1984 silam ini kembali meluncurkan lagu single anyarnya. Ditangan Petrus Rolland, sang vokalis dibantu aranger dari Semarang, Ari Sulistyono, karya tersebut dengan judul “Juara“ dengan liirk oleh Dina Firli.

Karya musik tersebut digarap menjadi sebuah lagu bergenre rock klasik menggambarkan tunas patria bertumbuh sebagai penghela dan permersatu bangsa, seia sekata, saling melayani, tekun, taat serta setia memelihara kebhinekaan dengan hati riang gembira. Single anyar yang sudah mempunyai video clip di youtube tersebut mulai menuai simpati publik rock dari berbagai penjuru negeri. Ini sekaligus membuktikan bahwa sebagai kampiun band rock, Rolland Band makin moncer, meski para personilnya sudah tak muda lagi.

Pada era tiga setengah dasa warsa silam, warna bermusik Rolland Band boleh dibilang mengiblat pada Judas Priest. Tembang lagu yang diusungpun banyak mengambil hit-hit dari grup heavy metal kesohor asal Inggris.

“Kami juga punya lagu ciptaan sendiri,” tukas Petrus Rolland salah satu vokalis gaek dan juga pentolan grup musik rock metal tersebut.

Diusia tuanya power suara Petrus sang vokalis masih prima seperti saat muda dulu. Dia mampu menyelesaikan 11 lagu pekak tanpa jeda. Sementara Yoyok, Ivan Sidharta dan Bento Jepang yang juga mulai beranjak tua masih sangat kompak. Melodi yang mereka petik, suara betotan bas dan gebukan drum terdengar serasi saling mengisi. Petrus Rolland, berharap single terbarunya mampu menjadi semangat dan enerfi baru band yang dibesutanya bersama personil lainya sejak tiga setengah dasa warsa silam.

“Kalau single ini diterima masyarakat, besar peluangnya menjadi modal menjelajahi berbagai kota besar menyulut semangat publik rock dengan energi Rolland Band yang masih membara,” pungkas Petrus Rolland. (ucl/mar)