Beranda Ekonomi Andi Amran Jamin Target 100 Ribu Ton Beras Terpenuhi

Andi Amran Jamin Target 100 Ribu Ton Beras Terpenuhi

8
BERBAGI
Menteri Pertanian Dr Ir H Andi Amran Sulaiman didampingi sejumlah pejabat Pemkab Demak melakukan panen raya di Desa Sari, Kecamatan Gajah, Demak, Selasa (23/1). FOTO:ADHI/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. DEMAK– Kabar saat ini Indonesia yang mengalami defisit beras, kemarin (23/1) ditampik oleh Menteri Pertanian Dr Ir H Andi Amran Sulaiman.  Menteri kelahiran Bone Sulawesi Selatan tersebut menyebutkan bahwa defisit stok beras di tanah air segera teratasi.

Alasan dia sejumlah daerah sudah memasuki masa panen. Karena itulah, kekurangan stok beras sebanyak 100 ribu ton ditargetkan akan dapat teratasi tiga pekan ke depan.

“Dalam jangka waktu tiga pekan ke depan, kekurangan stok beras kita sebanyak 100 ribu ton dapat segera teratasi. Melihat pengalaman, dalam satu bulan Bulog bisa menyediakan hingga 400 ribu sampai 600 ribu ton. Sehingga dalam tiga minggu stok beras aman, dan bisa harga stabil,” ujar Amran usai mengikuti panen raya pertama di Demak, Selasa (23/1).

Ditambahkannya bahwa untuk Kabupaten Demak ada sekitar 7.000 HA areal persawahan yang siap panen pada bulan Januari 2018 ini. Padi yang ditanam adalah jenis varietas Ciherang dengan rata-rata produksi 9,2 ton per hektarenya.

“Di sini ada panen 7.000 hektare, tapi kalau kalau diskusi di Jakarta ada yang mengatakan tidak ada panen di Januari, ternyata sudah kami lihat dari udara sudah ada panenan,” ujar Amran.

Guna memastikan data Kementerian Pertanian benar, Amran melakukan pengecekan beras yang masuk ke Pasar Beras Induk Cipinang (PIBC). Hasilnya, ada kenaikan jumlah beras yang masuk ke PIBC.

“Produksi saat ini sudah mengalir masuk ke pasar, yang masuk ke Cipinang sudah 4000 ton dari biasanya yang hanya 2.500-3.000 ton per hari. Ini menunjukan tanda-tanda produksi,” jelasnya.

Lebih lanjut Mentan mengatakan, sejumlah daerah telah memasuki masa panen raya sehingga persoalan pangan segera teratasi. Belum lama ini dia mengikuti panen raya di Bojonegoro Jatim, kemudian hari ini di Demak dan dilanjutkan ke Kudus.

“Kita bersyukur, ini adalah panen raya kedua setelah kemarin di Bojonegoro Jatim. Di Jateng, masa panennya mulai sekarang hingga Februari, dengan luasan 300 ribu hektares. Hasil itu setara dengan 1,8 juta ton sampe dua juta ton gabah atau setara beras 800 ribu ton hingga satu juta ton,” terangnya.

Hadir dalam acara tersebut Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, Waka Polda Jateng Brigjen Pol Indrajit, Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Johny Pardede S. Sos MM, Bp.sarkawi Rauf Ketua KPPU(Komisi Pengawasan Persaingan Usaha), Dirjen tanaman pangan kementrian pertanian  Dr. Ir Sumardjo Gatot Irianto, MS.DAA, Hj. Denty Eka Widi Pratiwi, S.E.M.H anggita DPD RI, Direktur Bulog, Bupati Demak M. Nasir S.Pd M.Pd, Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi kusnianto, Kapolres Demak AKBP Mahesa Soegriwo S.Ik dan Kepala Dinas pertanian Kab. Demak Ir.wibowo. (adi/muz)

BERBAGI