Beranda Lifestyle Anggota DPRD Boyolali dan KOMA Ciptakan Lagu Persembahan untuk Tenaga Medis

Anggota DPRD Boyolali dan KOMA Ciptakan Lagu Persembahan untuk Tenaga Medis

69
Dwi Adi Nugroho. foto : aji jarmaji/jateng pos

JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Seorang anggota DPRD Boyolali, Dwi Adi Nugroho menciptakan lagu untuk para tenaga medis yang telah bertaruh nyawa dalam penanganan pasien virus Corona atau Covid-19 saat ini. Lagu itu diberi judul Pahlawan Kasih.
“Saya ciptakan tanggal 19 April 2020 lalu,” kata Dwi Adi, Kamis (14/5).

Lagu itu pun digarap bersama Komunitas Musik Ampel (KOMA). Termasuk dalam penggarapan video klip dan diunggah di di chanel Youtube Dwi Adi Official. Hingga Kamis sore kemarin, lagu tersebut telah disaksikan lebih dari 2.250 orang.

Dwi Adi mengatakan, dirinya menciptakan lagu tersebut terinsipirasi adanya perawat yang meninggal dengan status positif virus Corona, namun pemakamannya ditolak oleh warga di Ungaran, Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

“Saya sangat prihatin dan tersentuh dengan kejadian itu (penolakan pemakaman jenazah tenaga medis). Akhirnya muncul keinginan untuk membuat lagu ini,” jelas anggota Fraksi PDIP DPRD Boyolali ini.

Pihaknya tidak ingin ada kejadian lagi seperti itu. Dia ingin, kita semua menghargai tenaga medis yang telah berkorban dalam menangani pasien Covid-19. Bahkan mereka bertaruh nyawanya sendiri.

Lirik lagu Pahlawan Kasih itu, terang dia, menceritakan tentang pasien Covid-19 yang berhasil sembuh dalam perawatan di rumah sakit. Namun sebelum mengenal dan mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang merawatnya, tenaga medis itu telah meninggal dunia karena tertular virus Corona.

“Pesan kita melalui lagu dan video klip ini, jangan ada lagi yang gugur dalam penanganan terhadap pandemi Covid-19 ini,” imbuh wakil rakyat dari Desa Seboto, Kecamatan Gladagsari, Boyolali tersebut.

Sehingga, dalam video klip tersebut gambarnya lebih menonjolkan peran para tenaga medis dalam menangani pasien Corona. Si penyanyinya, Saint Lumiu yang juga warga Ampel tersebut, dalam video klip sama sekali tidak diperlihatkan wajahnya, tetapi hanya siluet saja.

“Penyanyinya kita tampilkan siluet saja, agar tidak keluar dari tujuan kita. Aktor di video klip lagu ini kan para tenaga medis tersebut,” tandas dia.

Proses recording hingga penggarapan video klip dan diunggah di Youtube, dilaksanakan selama 21 hari. Dwi Adi menggandeng KOMA untuk aransemen musiknya. Di akhir video klip juga ada narasi dari sejumlah dokter di Boyolali yang memberikan pesan-pesan kepada masyarakat di masa pandemi Corona saat ini.

“Teman-teman tidak ada yang mendapat honor dalam penggarapan lagu ini. Biaya dari donasi teman-teman KOMA. Kami dari KOMA ingin punya peran dalam penanganan wabah Covid-19 ini dengan cara yang kita bisa, yaitu di musik,” tambah Dwi Adi.

Menurut dia, lagu Pahlawan Kasih itu juga sudah memiliki hak cipta di Kementerian Hukum dan HAM. Lagu itu tercatat sebagai hak cipta Dwi Adi Agung Nugroho dengan nomor 000187054. (aji/biz/rit)