Beranda Politik Annisa Prihatin Kondisi Masyarakat Tambak Lorok

Annisa Prihatin Kondisi Masyarakat Tambak Lorok

118
BERBAGI
SAPA WARGA : Annisa Trihapsari artis dan Caleg DPR RI Dapil I Jateng, tengah menyapa warga (pedagang) dipasar Tambak lorok Semarang.
SAPA WARGA : Annisa Trihapsari artis dan Caleg DPR RI Dapil I Jateng, tengah menyapa warga (pedagang) dipasar Tambak lorok Semarang.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Siti Annisa Trihapsari, artis senior yang kini tengah terjun didunia politik sebagai Caleg DPR RI Partai Berkarya. Mengunjungi dan menyapa warga di Kampung Nelayan Tambak Lorok Semarang, Minggu (10/2) pagi.

Caleg Dapil I Jateng nomor urut 7 tersebut mengaku terharu dengan kondisi nelayan dan warga sekitar Tambak Lorok yang menurutnya, belum merata mendapatkan hak kesejahteraan berupa fasilitas umum untuk melakukan aktifi tas keseharianya.

“Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan masyarakat nelayan disini. Kondisi masyarakat, apa yang dibutuhkan dan kekurangan mereka apa, bisa saya lihat dengan nyata. Tapi saya juga tidak bisa membantu semuanya, saya tidak mau janji-janji, paling tidak menjadi bahan materi jika nanti terpilih menjadi caleg,” ujar Anisa usai berkeliling di seputar pemukiman warga Tambaklorok.

Lanjut Annisa, yang paling memprihatinkan dan membuat artis yang dikenal mempunyai akting mumpuni itu. Kondisi jembatan kalibanger yang tak layak untuk dilalui warga hingga dirinya sempat menitikkan air mata.

“Jembatan itu sangat dibutuhkan oleh nelayan, tapi kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan, perhatian pemerintah ada, tapi saya tidak mau menyalahkan siapa,” terang Anisa sambil menyeka air matanya.

Anisa juga mengaku tidak neko-neko dan tidak mau janji, tapi dengan niat karena Allah dirinya berharap bisa membantu apa yang masyarakat butuhkan. “Saya tidak mau janji muluk-muluk, mari kita gotong royong membangun, karena dengan gotong royong semuanya bisa menjadi ringan,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anisa berpesan siapapun yang terpilih mengemban amanat dari rakyat, untuk memperhatikan kehidupan setara untuk nelayan, guru dan penguatan di bidang pangan.

“Karena pangan adalah kebutuhan pokok, tanpa pangan manusia tidak bisa berbuat apa-apa, mari sama-sama membangun bangsa ini menjadi lebih baik dan sejahtera,” pungkas Anisa. (bis/ucl/mar)

BERBAGI