Beranda Semarang Antisipasi Badai Cempaka, Walikota Semarang Keringkan Sejumlah Sungai

Antisipasi Badai Cempaka, Walikota Semarang Keringkan Sejumlah Sungai

BERBAGI
Saluran Kampung Kali menjadi salah satu titik yang dipantau Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk mengantisipasi badai Cempaka. FOTO : SIGIT HERMAWAN/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya badai siklon tropis Cempaka 96S di selatan Jawa. Hal ini mengakibatkan sebagian besar wilayah Jawa akan terjadi intensitas hujan yang lebat dengan durasi yang lama, sekitar selama tiga hari lebih.

Salah satu daerah yang terkena dampak dari badai siklon tropis Cempaka tersebut adalah Kota Semarang. Hal ini setidaknya terlihat pada  hari Rabu (29/11), di Kota Semarang terjadi hujan deras dengan durasi yang lumayan lama. Akibatnya terjadi genangan pada sejumlah titik di Kota Semarang.

Bergerak cepat, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengecek kesiapan sejumlah kali (sungai) yang ada di Kota Semarang. Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut ingin memastikan saat hujan belum turun, sungai-sungai tersebut dalam posisi kosong atau kering, sehingga bisa menampung air lebih banyak.

“Saya minta untuk sungai-sungai di Semarang ini dikosongkan ketika tidak dalam kondisi hujan, hal ini agar nanti ketika ada air hujan dengan volume yang sangat besar bisa langsung tertampung di sungai-sungai yang ada di Kota Semarang”, tutur Hendi saat mengecek sungai yang melintas di Kampung Kali, Rabu (29/11)

“Dari hasil koreksi kita kemarin, dengan hujan deras yang durasi lama, air hujan ini harus mengantri untuk bisa mengalir ke sungai-sungai yang ada di Kota Semarang, karena volumenya besar maka terjadilah genangan, walaupun tidak lama kemudian surut, tapi ini menjadi perhatian penting,” tambahnya.

Secara detail, Hendi menjelaskan pengeringan sungai tersebut dilakukan melalui penyedotan air dengan 11 pompa besar yang ada di Kota Semarang. 11 pompa tersebut adalah pompa yang berada pada Bulu Drain, Semarang Indah, Madukoro, Kali Semarang, Kalibaru, Kol. Sugiyono, Kandang Kebo, Berok, Kartini, dan Kampung Kali.

Selain mengecek sejumlah aliran sungai di Kota Semarang, Hendi juga melakukan tinjauan di sejumlah project infrastruktur di Kota Semarang untuk memastikan project-project tersebut dapat diselesaikan tepat waktu. Diantaranya adalah pengerjaan lapangan di Sport Center Tri Lomba Juang.

Hendi optimis bila seluruh proyek infrastruktur di Kota Semarang dapat diselesaikan tepat waktu. “Salah satunya kita lihat di Tri Lomba Juang ini yang progresnya sudah mencapai 84%, dengan tenggat waktu pengerjaan masih ada dua minggu sampai 16 Desember 2017”, tuturnya sembari berjalan mengelilingi lintasan lari Tri Lomba Juang. (sgt)