Beranda Ekonomi Ban Dunlop Catat Pertumbuhan 107 Persen

Ban Dunlop Catat Pertumbuhan 107 Persen

86
BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sebagai upaya meningkatkan penjualan, pabrikan ban Dunlop pada tahun 2019 ini menggelar gathering dengan toko-toko di Jateng dan DIY di Semarang, Sabtu (23/3).

Kegiatan yang mengundang sekitar 50 toko tersebut diisi produk knowledge semua jenis ban Dunlop dan promo menarik pembelian dari para toko-toko yang menjual produknya. Melalui gathering seperti ini, kami bisa menjalin silaturahmi kepada toko-toko di Jateng dan DIY.

Maka dari itu kami lakukan gathering seperti ini untuk mengapresiasi toko-toko Dunlop di Jateng dan DIY agar mereka semangat meningkatkan penjualannya di 2019, ,’’ Toshio Koyama, President Director PT Sumi Rubber Indonesia, produsen ban merek Dunlop, di sela gathering dengan toko-toko penjual ban Dunlop di Semarang, Sabtu (23/3) malam Dia mengakui, realisasi kinerja Dunlop di Indonesia tahun lalu cukup memuaskan. Pihaknya berhasil mencatatkan pertumbuhan sekitar 107 persen dibanding 2017.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari penjualan ban kendaraan komersil dan penumpang. Meskipun penyumbang terbesarnya dari mobil passenger, tapi tahun lalu kebutuhan ban untuk truk dan bus meningkat cukup tinggi. Segmen tersebut potensial untuk terus digarap, kata Toshio. Untuk tahun ini pihaknya berharap mampu meraih angka pertumbuhan minimal sama dengan tahun lalu. Sebab, Dunlop menyadari kebiasaan masyarakat Indonesia di momen Pemilu akan wait and see sampai pemimpin Indonesia resmi terpilih. Dunlop disebut Toshio, memang diatas 80 persen banyak dipakai untuk produk mobil penumpang. Mulai dari kelas eco frendly, standart, middle hingga premium. Banyaknya produk atau seri mobil baru, juga menjadi penyumbang terbesar penjualan Dunlop.

Saat ini produk atau seri mobil baru dari brand Jepang, sekitar 70-80 persen menggunakan ban merek Dunlop dan Brigestone. Sedangkan kendaran brand Jepang di Indonesia komposisinya mencapai 90 persen dari seluruh brand kendaran yang meluncur di jalanan Indonesia.

Sementara itu General Manager, Sales Planning, & Admin PT Sumi Rubber Indonesia Hendra Himawan mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini pertumbuhan sektor otomotif memang cukup bergairah. Salah satu indikator yang cukup berperan adalah pembangunan infrastruktur jalan tol yang digencarkan pemerintah sudah hampir selesai. Ternyata hal tersebut mampu meningkatkan demand mobil karena akses jalan sekarang tambah gampang. Kemudian, pabrikan mobil juga gencar mengeluarkan varian baru yang mampu merangsang minat beli konsumen, ujarnya.

Oleh karena itu dengan meningkatnya permintaan mobil maka secara otomatis produk ban juga ikut kecipratan untung. Karena kedua barang tersebut saling berkaitan. Masyarakat yang sudah memiliki mobil pasti suatu saat akan ganti ban untuk perawatan. Begitu pun dengan pabrik yang membuat mobil pastinya juga butuh supply ban, jelasnya. Pihaknya selaku produsen ban dengan merek Dunlop sejauh ini telah memiliki banyak produk yang mengcover kendaraan komersil dan passenger.

Namun, sejauh ini penjualan terbesarnya masih ditopang oleh kendaraan penumpang dengan kontribusi lebih dari 80 persen. Asal tahu saja, dari semua passenger car yang beredar di Indonesia, sekitar 95 persennya adalah merek jepang. Dari semua mobil itu, sekitar 70-80 persennya memakai ban Dunlop dan Bridgestone, kata Hendra. Hendra menegaskan, konsumen masih sangat percaya terhadap perusahaannya. Meskipun persaingan cukup ketat tapi marketshare kami di Indonesia saat ini mampu berada di posisi nomor 2, lanjutnya. (udi/bis)

BERBAGI