Beranda Travelling Kuliner Bantu Penanganan Covid-19 di Kota Bengawan, Pemkot Solo Berikan Dua Penghargaan untuk...

Bantu Penanganan Covid-19 di Kota Bengawan, Pemkot Solo Berikan Dua Penghargaan untuk Puspo Wardoyo

16
DISERAHKAN : Sekda Kota Solo, Ahyani menyerahkan piagam penghargaan kepada owner Wong Solo Group, Puspo Wardoyo karena membantu penanganan Covid-19 di kota bengawan. Piagam diterima perwakilan Wong Solo Group. Foto : Putri Wijayanti/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memberikan piagam penghargaan kepada pengusaha kuliner Puspo Wardoyo karena telah membantu penanganan Covid-19 di kota bengawan dengan memberikan bantuan berupa uang tunai dan juga bantuan logistik kepada Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Solo.

Dua piagam yang ditandatangani Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo tersebut diserahkan oleh Sekda Kota Solo, Ahyani kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Wong Solo Grup, Lucky Krissandy di Rumah Makan Makanku, Sriwedari, Laweyan, Kamis (8/10).

Kepada wartawan, Sekda mengatakan, dua penghargaan tersebut diserahkan kepada bos Wong Solo Group tersebut karena perannya membantu Pemkot Solo dalam pelayanan kepada masyarakat saat awal-awal penanggulangan pandemi Covid-19 di kota bengawan.

“Pak Puspo pernah membantu penanganan Covid-19 di Kota Solo dengan memberikan sumbangan uang tunai Rp100 juta dan juga paket makanan sebanyak 600 pax setiap hari selama 80 hari. Bantuan tersebut sangat besar dan sangat meringankan kewajiban pemerintah dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu kami mengucapkan terima kasih untuk Pak Puspo dan jajarannya,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Solo itu menambahkan bantuan yang diberikan Wong Solo Group dinilai sangat strategis karena selain berupa uang tunai yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pencegahan dan penanganan Covid-19, seperti membeli rapid test, jarum suntik dan membantu menutup pembiayaan darurat yang harus dikeluarkan, bantuan berupa paket makanan siap santap juga sangat membantu tugas relawan Dinas Sosial di dapur umum saat itu. Karena kebutuhan makan warga yang dikarantina di rumah karantina tercukupi dari bantuan yang diberikan pengusaha kuliner tersebut.

“Tak heran kalau saat itu warga yang pulang dari rumah karantina jadi gemuk-gemuk karena asupan gizinya bagus dan kegiatan selama karantina kan tidak teralu banyak. Penghargaan ini sebabai tanda pengingat ucapan terima kasih Pemkot,” urai dia.

Selain menyerahkan penghargaan, Ahyani mengatakan, kedatangannya bersama tim supervisi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo sekaligus untuk mengevaluasi penerapan protokol kesehatan di Rumah Makan Makanku. Hasilnya, Ahyani mengatakan secara umum restoran di Jalan Slamet Riyadi tersebut dinilai sudah memenuhi protokol kesehatan.

 “Hanya tinggal beberapa kelengkapan saja, seperti handsanitizer, spanduk anjuran 3M dan larangan anak di bawah usia 13 tahun untuk masuk. Lainnya sudah sesuai aturan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut tim juga sempat mencicipi menu Makanku. “Menunya sangat variatif dan rasanya mewakili cita rasa Indonesia. Kami harap Makanku bisa menjadi ikon Kota Bengawan, karena ebak dan praktis bisa dibawa kemana-mana,” urainya.

Sementara itu, pemilik Warung Makanku, Puspo Wardoyo menyatakan siap melaksanakan rekomendasi Satgas Covid-19 Solo dan menerapkan protokol kesehatan di seluruh cabang rumah makan dibawah bendera Wong Solo Group.

Terkait penghargaan yang diterima, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Solo. “Sebagai warga Solo yang besar di Solo saya merasa sudah menjadi kewajiban untuk membantu masyarakat Kota Solo, khususnya membantu yang membutuhkan di masa pandemi ini,” tuturnya. (Jay/bis/rit)