Beranda Nasional Basarnas Upayakan Evakuasi Korban dari Masjid yang Rubuh

Basarnas Upayakan Evakuasi Korban dari Masjid yang Rubuh

BERBAGI
Sejumlah anggota TNI mengangkat jenazah korban gempa bumi menuju mobil ambulans di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8). (Antara)

JATENGPOS.CO.ID, LOMBOK — Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berupaya melakukan evakuasi terhadap korban bencana gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter, yang masih terjebak dalam runtuhan kubah masjid di Dusun Daling-daling, Desa Tanjung.

“Dengan bantuan alat berat ekskavator dari Dinas PU, tim kami masih terus berupaya melakukan evakuasi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB Muhammad Rum di Tanjung, Senin.

Adanya bantuan alat berat dari Dinas PU ini sebelumnya telah dimintakan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Sebagai Incident Commander, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani meminta alat berat semacam ekskavator untuk membantu proses evakuasi korban yang masih terjebak dalam runtuhan atap kubah masjid sejak gempa bumi dahsyat berkekuatan 7 pada Skala Richter itu mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu (5/8) malam, pukul 19.46 Wita.

Dari pantauan di lokasi evakuasi, yakni di Masjid Jabal Nur, Dusun Lading-lading, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, upaya evakuasi oleh tim Basarnas dengan dibantu alat berat ekskavator dari Dinas PU mulai dilaksanakan pada Senin siang, sekitar pukul 13.00 Wita, ba’da Shalat Duhur.

Namun hingga berita ini dibuat, proses evakuasi masih terus diupayakan. Nampak dua jenazah yang masih diupayakan untuk evakuasi.

Tidak hanya jenazah, namun terdengar dari dalam reruntuhan, nampaknya masih ada tanda-tanda kehidupan dari korban yang terjebak di dalam runtuhan.

BERBAGI