Beranda Jateng Pantura Barat Batang Waspada Tiga Bencana

Batang Waspada Tiga Bencana

395
BERBAGI
Ilustrasi.

JATENGPOS.CO.ID, BATANG – Masuk musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang mengingatkan warga Kabupaten Batang agar waspada. Terutama para lurah, kepala desa, perangkat desa dan para relawan. Sebab, ada tiga potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu waktu. Yakni, angin beliung, longsor dan banjir. “Sedini mungkin, kita semua waspada,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Yesaya Simanjuntak AP saat koordinasi pengurangan bencana di Gedung Pramuka, kemarin.

Setidaknya,  ada 9 Kecamatan di Kabupaten Batang yang perlu waspada  potensi bencana pergerakan tanah/longsor. Yaitu Kecamatan Bandar, Bawang, Blado, Gringsing, Reban, Tersono, Wonotunggal, Subah dan Tulis. Lebih potensial longsor, Kecamatan Blado, Reban, Bawang dan Subah. Untuk Kecamatan Blado yakni di Desa Gerlang, lalu untuk Kecamatan Reban di Desa Mojotengah, Kecamatan Bawang di Desa Deles, Pranten dan Sangubanyu, serta Kecamatan Subah di Desa Kemiri Barat Dukuh Jumbleng. “Jadi, bila hujan terjadi 2 jam lebih, warga  di sekitar lokasi rawan longsor harus waspada,” terang Yesaya.

Sedangkan untuk potensi bencana banjir, ada 5  Kecamatan yang perlu diwaspadai yakni Kecamatan Batang, Kandeman, Tulis, Subah dan Gringsing. Perkotaan Batang yang biasanya banyak terjadi banjir. Kemudian untuk Kecamatan Kandeman, biasanya di Desa Depok, Kecamatan Tulis biasanya di Desa Beji, Kecamatan Subah biasanya di Desa Kalimanggis dan Kecamatan Gringsing biasanya di Desa Kebondalem, Yosorejo, Plelen, Lebo serta Krengseng. “Hujan yang tinggi bukanlah penyebab utama banjir. Bencana banjir  karena adanya penyumbatan saluran air oleh sampah yang dibuang secara sembarangan,” beber Yesaya S. Sekarang ini, BPBD punya 250 an relawan yang akan segera diberi pembekalan (wan/dik)