Beranda Headline Bawaslu Sidangkan Dugaan Pelanggaran Seleksi PPK Gajahmungkur

Bawaslu Sidangkan Dugaan Pelanggaran Seleksi PPK Gajahmungkur

346
BERBAGI
Bawaslu Kota Semarang akan mengadakan sidang ajudikasi dengan teradu KPU Kota Semarang. Foto : intan/jatengpos.co.id

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU Kota Semarang.

Bawaslu akan mengadakan sidang ajudikasi dengan teradu KPU Kota Semarang, Jumat (21/12/2018) mendatang.

Sidang  ajudikasi pelanggaran administrasi ini merupakan sidang  keempat yang digelar oleh Bawaslu Kota Semarang  dengan agenda pembacaan kesimpulan oleh pelapor peserta seleksi rekruitmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  dan terlapor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.

Kejadian berawal dari laporan Lusiana Rahayu S (54 tahun) kepada Bawaslu Kota Semarang tentang dugaan mal prosedur dalam perekrutan anggota tambahan PPK di kecamatan Gajah Mungkur.

“Pelapor melaporkan KPU Kota Semarang yang menetapkan dua peserta yang tidak terundang seleksi menjadi anggota PPK sesuai SE KPU RI No. 1373/ PP.05-SD/01/KPU/XI/2018,” ujar Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini.

Oleh karena itu, lanjut Naya, Bawaslu memproses laporan ini  berdasarkan Perbawaslu 8 tahun 2018 tentang penanganan pelanggaran administrasi dan Administrasi Terstruktur, sistematis dan masif. Waktunya, maksimal 14 hari sejak sidang awal hingga putusan.

Dalam sidang ini nantinya majelis pemeriksa akan menerima kesimpulan pelapor dan terlapor. Sidang terakhir rencana akan digelar hari Jumat (21/12) dengan agenda pembacaan putusan apakah menerima atau menolak  gugatan dari pihak  pelapor.  Pasca putusan, baik pelapor ataupun terlapor mempunyai hak untuk mengajukan putusan koreksi kepada Bawaslu RI melalui Bawaslu Jawa Tengah.

Pada kesempatan yang sama Koordiv Sengketa Bawaslu kota Semarang, Oki Pitoyo Laksono menambahkan dalam persidangan, Bawaslu Kota Semarang menerima pokok – pokok laporan dari Pelapor. Selanjutnya, menerima Jawaban / tanggapan dari terlapor. Tahapan Pembuktian, Bawaslu menerima daftar bukti dan bukti surat baik dari Pelapor dan Terlapor dan menerima daftar saksi dan saksi – saksi yang dihadirkan untuk dimintai keterangan. (ita/drh)