Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Bermain Balok Tingkatkan Kreativitas Aud

Bermain Balok Tingkatkan Kreativitas Aud

BERBAGI
Sugiyarti,S.Pd.AUD. TK Tunas Harapan Pangenrejo Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo
Sugiyarti,S.Pd.AUD. TK Tunas Harapan Pangenrejo Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo

JATENGPOS.CO.ID,- Bermain Balok adalah suatu kegiatan yang dilakukan anak dengan berbagai macam bentuk balok, serta bermacam–macam perlengkapan balok seperti: mobil–mobilan, kereta api kecil dan sebagainya (Janksi PBM di TK Nomor 6 Tahun 1990/1992:46). Permainan kontruksi dengan balok–balok berbagai bentuk dan ukuran memberi kesempatan pada anak-anak untuk mewujudkan daya fantasi dan kreasi anak dalam bentuk susunan bangunan. Dalam permainan kontruksi dengan balok, anak berkembang melalui tingkatan-tingkatan perkembangan sebagai berikut: tingkat eksplorasi, tingkat menyusun, tingkat eksperimen, tingkat membuat bentuk simbolis, dan tingkat membuat bentuk realistis. Tujuan bermain dengan alat permainan adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi. Mengingat pentingnya tujuan bermain tersebut maka pemahaman akan fungsi suatu alat permainan menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan.

Bermain dengan media balok akan membuat anak merasa senang dan gembira karena dapat menambah pengalaman dan pengetahuan. Anak akan taat pada peraturan, anak mempunyai sifat pemberani dan senang bergaul, serta dapat bekerja sama dan kreatif.

Setiap anak memiliki bakat kreatif yang potensial untuk dikembangkan. Kreativitas yang dimiliki anak dapat merupakan sesuatu yang diwarisi dari orang tuanya atau dapat merupakan suatu yang diupayakan dalam realitas sosial. Mayoritas anak-anak yang kreatif tidak dilahirkan dari ayah atau ibu yang kreatif, akan tetapi mereka menciptakan bakatnya dengan kontemplasi dan pencermatan hingga mereka menjadi orang yang kreatif. Pada anak usia taman kanak–kanak pengembangan kreativitas tertanam dalam kegiatan bermain. Hal ini diperkuat oleh pendapat para pakar bahwa bermain yang selalu bermuatan kreatif merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan yang utuh atau maksimal baik fisik, intelektual, sosial, moral dan emosional. Dengan demikian, kreativitas yang dimiliki anak hanya sedikit yang merupakan warisan dari orang tuanya. Kreativitas yang berasal dari warisan tidak begitu banyak berpengaruh karena penopang kreativitas yang sebenarnya adalah sesuatu hal yang harus diupayakan.

Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kreativitas adalah segala pemikiran yang baru atau pemahaman atau model baru yang disampaikan, kemudian digunakan dalam kehidupan sehari–hari. Ciri–ciri anak yang kreatif adalah rasa ingin tahunya tinggi, memiliki minat yang luas, mandiri, memiliki rasa percaya diri, mereka lebih berani mengambil resiko (tetapi dalam perhitungan), berani berbeda dan menonjol, mengharai keindahan, ingin mencari pengalaman–pengalaman baru, dapat menghargai diri mauapun orang lain serta ketekunan membuat mereka tidak cepat putus asa dalam mencapai tujuan (Utami Munandar,1992:51).

Kegiatan bermain dengan balok bagi anak usia dini memberi kekuatan inspiratif untuk berkembang. Dalam kegiatan ini anak tampak berupaya untuk memahami bentuk visual dan berusaha untuk menjelajahi segala yang bisa dibentuk dengan balok–balok tersebut. Konstruktif balok merupakan salah satu komponen penting dalam mengaktifkan kecerdasan dan kreativitas, sehingga anak yang menyukai permainan imajinatif tersebut dapat menggapai keunggulan dan tingkat kecerdasan tertinggi, kemampuan berbahasa dan menciptakan keselarasan sosial.

Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa media balok menjadi salah satu media sangat penting dalam menstimulus perkembangan kreativitas anak usia dini.

Sugiyarti,S.Pd.AUD.

TK Tunas Harapan Pangenrejo

Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo

 

BERBAGI