Beranda Jateng Pantura Barat Betah Langganan Demam Berdarah

Betah Langganan Demam Berdarah

52
BERBAGI: Kapolres Batang AKBP Abdul Waras SIK membagikan sembako untuk puluhan pekerja kebersihan atau pasukan kuning.
BERBAGI: Kapolres Batang AKBP Abdul Waras SIK membagikan sembako untuk puluhan pekerja kebersihan atau pasukan kuning.

JATENGPOS.CO.ID, KAJEN – Kabupaten Pekalongan masih betah langganan kasus demam berdarah (DB). Kali ini, penyakit demam berdarah menyerang sejumlah warga Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar.

Warga pun resah dan mengharap penanganan serius dari Pemkab Pekalongan.

“Secara beruntun warga di sini ke luar masuk RS karena DB,” terang Perangkat Desa Kayugeritan M Puji Purwanto, Jumat (14/2).

Sedikitnya, ada delapan warga di Dukuh Kayunan Barat Desa Kayugeritan masuk RS akibat penyakit DB. Merebaknya kasus DB di pedukuhan itu, membuat warga merasa resah. Warga berharap agar wilayah itu difogging.

“Warga meminta kami untuk menyampaikan ke Puskesmas agar difogging. Sudah dua kali kami sampaikan ke Puskesmas permintaan warga ini, tapi hingga sekarang belum difogging,” imbuhnya.

Demam berdarah memang masih menjadi momok di Kabupaten Pekalongan. Hampir tiap tahun, selalu berulang kasus demam berdarah. Untuk pekan pertama Januari 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan mencatat ada 10 kasus demam berdarah dengue (DBD).

Jika sepanjang Januari 2020, sedikitnya ada 27 kasus DBD. Sementara, pada Januari 2019, tercatat 30 kasus. Kasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dinkes Kabupaten Pekalongan, Yudi Syuhada mengungkapkan, pada 2019, ada sekitar 220 kasus DBD di Kabupaten Pekalongan.

Untuk menekan kasus demam berdarah, perlu adanya Juru Pemantau Jentik di setiap rumah. Program Jumantik yang berjalan baru di Desa Bojong Wetan, Kecamatan Bojong. (indro/dik)