Beranda Politik  Blusukan di Kepatihan Kulon, Warga Minta Gibran Lanjutkan Program Bagus Rudy

 Blusukan di Kepatihan Kulon, Warga Minta Gibran Lanjutkan Program Bagus Rudy

16
Balon Walikota Gibran Rakabuming Raka saat blusukan di Kampung Kepatihan Kulon, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres.

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Bakal calon (balon) Walikota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka blusukan di Kampung Kepatihan Kulon, Kelurahan Jebres, Kamis (10/9) pagi. Tak sendiri, Gibran yang tiba sekitar pukul 07.00 WIB tersebut juga didampingi jajaran pengurus RT/RW.

Kedatangan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pun sukses membuat kaget warga yang tengah beraktivitas, khususnya ibu-ibu yang tampak semangat menyambut bapak dua anak itu. “Wah, mas Gibran rawuh ta teng mriki?” celetuk salah satu ibu-ibu usai disapa Gibran.

Para ibu-ibu pun makin antusias saat Gibran membagikan paket sayur secara simbolis kepada perwakilan warga. “Alhamdulillah dapat sayur dari mas Gibran, nanti langsung dimasak buat makan hari ini,” ujar ibu-ibu lainnya.

Usai menyerahkan paket sayur secara simbolis, Gibran melanjutkan blusukannya. Hampir semua gang-gang kecil yang ada disusurinya. Dan setiap bertemu dengan warga dia menyapa dengan ramah dan dibalas dengan sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan tak sedikit ibu-ibu yang yang berebut untuk bisa berfoto bersama dan semuanya dilayani dengan ramah oleh suami Selvi Ananda tersebut.

Selain menyusuri perkampungan Kepatihan Kulon yang padat penduduk, dalam blusukan tersebut Ketua RT 02, Joko Sekti juga sempat menyerahkan lembar permohonan terkait keluhan warga setempat. Beberapa di antara yang dikeluhkan adalah tentang pasokan air bersih dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Seneng banget dikunjungi Mas Gibran. Harapannya ke depan saat sudah jadi Walikota, Mas Gibran bisa melanjutkan program-programnya Pak Rudy yang bagus. Tadi juga sempat menyampaikan persoalan yang dihadapi warga di sini harapannya bisa dicarikan solusi saat Mas Gibran nanti jadi walikota,” harapnya.

Sementara itu, menanggapi permintaan tersebut, Gibran mengatakan akan mencoba mencarikan solusi. “Terkait RLTH kalau habis anggarannya, saya mintakan PUPR,” kata pria lulusan sekolah bisnis di Singapura itu. (jay/bis)