Beranda Ekonomi BPJAMSOSTEK Klaten Serahkan Bantuan APD

BPJAMSOSTEK Klaten Serahkan Bantuan APD

Bagi Tenaga Medis dan Pekerja

21
BANTUAN APD- BPJAMSOSTEK Cabang Klaten kembali memberikan bantuan di tengah pandemi COVID-19, dengan membagikan 30 set alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di sejumlah rumah sakit di wilayah kerjanya. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, KLATEN– BPJAMSOSTEK Cabang Klaten kembali memberikan bantuan di tengah pandemi COVID-19, dengan membagikan 30 set alat pelindung diri (APD) untuk RSU Islam Klaten, RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, RSU PKU Aisyiyah Boyolali dan RSU Pandan Arang Boyolali yang menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

“Pemberian APD bagi tenaga medis kami serahkan kepada PLKK yang juga merupakan RS rujukan penanganan COVID-19. Kami sangat memahami tugas dari tenaga medis ini sangatlah berat, sehingga kita perlu memberikan perlengkapan kerja yang standar agar tidak terpapar COVID-19,” kata Kepala Bidang Pelayanan, Dian Kusuma Rengganis, selaku Pps. Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Klaten, Selasa (2/6/2020).

Keempat RS tersebut, lanjut Dian, juga telah memenuhi kriteria sebagai pusat layanan kecelakaan kerja dengan tingkat utilisasi tertinggi dan paling lama bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain membagikan APD ke PLKK, BPJAMSOSTEK Klaten juga menyerahkan APD kepada para pekerja berupa 3.500 masker dan 2.700 tablet multivitamin.

“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari kegiatan promotif preventif di tahun 2020. Setelah sebelumnya pada bulan Ramadhan, kami juga memberikan bantuan sembako kepada pekerja/buruh yang terkena PHK atau dirumahkan,” ujar Dian.

Menurutnya, kegiatan promotif dan preventif ini, merupakan salah satu upaya membantu pemerintah dalam penanggulangan penyebaran COVID-19.

“Adapun kegiatan lainnya yang masuk dalam kegiatan promotif dan preventif 2020 yakni pembagian 7 poster keselamatan dan kesehatan kerja (K3) beserta bingkai acrylic untuk 7 perusahaan, serta pelatihan ahli K3,” ungkapnya.

Untuk kriteria perusahaan penerima, lanjut Dian, antara lain mereka yang tertib administrasi kepesertaan dan tidak menunggak iuran, menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan Kepesertaan paling singkat 3 tahun, tidak termasuk pemberi kerja daftar sebagian tenaga kerja dan program.

Perwakilan RSU Islam Klaten menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketengakerjaan Cabang Klaten atas bantuan pemberian APD tersebut.

“Saat ini APD sangat dibutuhkan oleh rumah sakit agar penanganan dari penularan Virus COVID-19 dapat dikerjakan dengan maksimal,” tegas Aditya.(aln)