Beranda Jateng Banyumas Bupati Purbalingga Ajak Warga Dukung Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Bupati Purbalingga Ajak Warga Dukung Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

6

JATENGPOS.CO.ID, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Dyah Hayuning Pratiwi mengajak seluruh warga di wilayah setempat untuk mendukung setiap tahapan Pilkada Serentak 2020.

“Salah satunya adalah tahapan pencocokan dan penelitian yang saat ini sedang berlangsung,” katanya di Purbalingga, Sabtu.

Dia berharap seluruh warga yang sudah memiliki hak pilih agar mendukung pelaksanaan tersebut.

“Pastikan yang sudah memiliki hak pilih terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada serenta 9 Desember 2020,” katanya.

Bupati juga berharap kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah COVID-19.

Sementara itu Anggota KPU Purbalingga Divisi Partisipasi Masyarakat, SDM dan Kampanye Andri Supriyanto menginformasikan bahwa kegiatan pencocokan dan penelitian telah dilakukan sejak 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020 mendatang.

Hingga saat ini, kata dia, kegiatan berlangsung lancar dan juga kondusif dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Hingga 25 Juli 2020 kegiatan ini sudah mencapai 62 persen dan diharapkan akan tuntas menjelang 13 Agustus 2020. Hingga saat ini petugas pemutakhiran data pemilih masih terus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya nya untuk melakukan pencocokan dan penelitian pemilih,” katanya.

Dia menambahkan bahwa petugas yang melakukan kegiatan tersebut sebelumnya telah menjalani tes cepat COVID-19 guna mengetahui status kesehatannya.

“Selain melakukan tes cepat, para petugas selama bertugas juga menerapkan protokol kesehatan guna mencegah COVID-19. Mereka menggunakan masker, sarung tangan dan cairan pembersih tangan,” katanya

Dia menambahkan kegiatan pencocokan dan penelitian yang dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) bisa menghapus pemilih yang tidak memenuhi syarat, menambahkan pemilih jika pemilih memenuhi syarat tapi belum masuk dalam data kemudian bisa mengubah elemen data pemilih jika tidak sesuai dengan dokumen kependudukan yang pemilih miliki.

“Inilah fungsi kegiatan pencocokan dan penelitian dalam rangka tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga,” katanya. (fid/ant)