Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Cara Jitu Jadi Juara Origami

Cara Jitu Jadi Juara Origami

BERBAGI
Purwani,S.Pd.AUD Guru TK Mardisiwi Loano Kabupaten Purworejo
Purwani,S.Pd.AUD , TK Mardisiwi Loano Kabupaten Purworejo

PURWOREJO – Menjadi juara dalam suatu perlombaan merupakan impian dan kebanggaan bagi semua orang jika mampu meraihnya, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kejuaraan juga akan memberikan dampak yang luar biasa bagi suatu lembaga. Apabila siswanya sering mendapatkan kejuaraan, Lembaga akan menjadi terkenal sebagai lembaga pencetak para juara.

Hal demikian sangat menguntungkan bagi lembaga, yang tentunya akan menjadi daya tarik bagi calon wali siswa untuk mendaftarkan putra putrinya sekolah. Untuk menjadi juara tentu tidak mudah khususnya untuk anak usia dini, diperlukan persiapan yang matang, dukungan, serta kerjasama antara dengan orangtua murid.

Cara Jitu Menjadi Juara Dalam Lomba memiliki arti cara tepat untuk menjadi juara dalam lomba.Dalam hal ini penulis akan menyampaikan Lima langkah yang perlu dilaksanakan dengan cermat dan tepat dalam melatih putra putri terbaik agar berhasil menjadi juara dalam lomba origami.

Origami merupakan sebuah seni melipat ketas yang berasal dari jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang berbentuk persegi empat. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan. Kegiatan melipat kertas atau origami merupakan salah satu pengembangan motorik halus yang membutuhkan ketelitian, keterampilan dan pengembangan seni.untuk Anak Usia Dini dapat berbentuk orang, tanaman, hewan dan bangunan.Menurut Dr.Sumanto( 2006)mengemukakan bahwa origami adalah suatu teknik berkarya seni / kerajinan tangan yang umumnya dibuat dari bahan kertas dengan tujuan untuk menghasilkan aneka bentuk main, hiasan, benda, fungsional, alat peraga, dan kreasi lainnya.

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam memilih calon peserta lomba origami, adalah meninjau forto folio origami peserta didik dan catatan  yang memuat tentang sikap, serta  kemampuan peserta didikdidalam seni melipat.Berdasarkan dari data- data yang diperoleh dapat dipilih beberapa anak untuk dibimbing lebih intensif.

Langkah kedua, pelaksanaan pembimbingan dilaksanakan setelah anak istirahat siang. Hal tersebut dimaksudkan agar anak dapat berlatih  dalam kondisi yang segar, sehingga anak mudah menyerap apa yang diajarkan oleh guru.Metode yang digunakan adalah metode Drill, dengan teknik satu hari satu lipatan. Dengan metode Drill, akan meningkatkan ketangkasan dan keterampilan anak dalam melipat kertas, serta menguatkan daya ingat anak, sehingga  menambah ragam lipatan yang dikuasai.

Untuk teknik pembimbingan sebaiknya dipandu oleh pendidik untuk melipat kertas dengan langkah satu persatu secara berulang ulang sampai anak mampu membuat lipatan sendiri.Agar lipatan tidak mudah lepas atau tidak sulit dibentuk, maka setelah dilipat agar ditekan sampai kertas patah pada lipatan,  menggunakan ujung gunting atau kuku pada jempol sambil ditarik ke belakang. Apabila anak telah menguasai satu lipatan dengan baik maka berikan lipatan bentuk baru dengan teknik yang sama.

Ketika anak telah menguasai 5 jenis lipatan, anak diminta untuk mendemonstrasikan keterampilannta didalam melipat keras. Selanjutnya ditambah ragam lipatan dan tinkatkan kecepatan anak didalam melipat.

Langkah ketiga, pihak sekolah bekerjasama dengan orangtua anak untuk memberikan dukungan moril dan materiil dalam persiapan sampai pelaksanaan lomba yang akan dilaksanakan. Dengan dukungan dan pendampingan dari orantua maka materi yang diberikan oleh pendidik dapat diulangi orangtua pada saat bersantai dirumah, hal ini dapat menambah motivasi anak dalam berlatih.

Langkah keempat, adakan evaluasi sampai sejauh mana materi  yang diserap anak, berapa jenis lipatan yang telah dikuasai anak dan berapa waktu yang digunakan anak dalam menyelesakan satu rangkaian materi origami. Berikan pujian pada saat anak telah menyelesaikan latihan dengan baik, dengan diberi pujian anak akan merasa senang dan bangga atas hasil yang telah dicapai. Beri kepercayaan , dan yakinkan anak pasti dapat melaksanakan tugas dengan baik. Dengan dukungan doa, motivasi dari semua pihak akan menambah semangat dan rasa percaya diri bagi anak pada saat melaksanakan lomba.

Langkah kelima, datang satu jam sebelum lomba dimulai, pastikan peralatan dan semua persyaratan telah dibawa.Jangan lupa ajak anak melihat tropy yang telah terpajang, berikan motivasi dan penguatan agar anak punya semangat dan kemauan yang kuat untuk menjadi juara. Ajak anak berdoa bersama orangtua agar anak merasa tenang dan percaya diri.

Penerapan Cara Jitu Menjadi Juara Origami telah terbukti mampu melahirkan juara yang terampil, percaya diri, mandiri dan berkarakter, akan tetapi pasti ada kekuranganya. Untuk itu sebagai pendidik jangan behenti berinovasi, terus berusaha meningkatkan kompetensi agar mampu menjadi guru yang menginspirasi.

 

 

BERBAGI