Beranda Headline Cegah Corona, Bus AKAP Trayek Jabodetabek-Jateng Harus Dihentikan

Cegah Corona, Bus AKAP Trayek Jabodetabek-Jateng Harus Dihentikan

25
PEMANTAUAN: Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso saat melakukan pemantauan di Terminal Baturetno Wonogiri.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG  – DPRD Propinsi Jawa Tengah mendesak penghentian sementara Bus AKAP dan Bus Pariwisata trayek Jabodetabek – Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso setelah melihat tingginya aktifitas pemudik di terminal Baturetno Wonogiri.  ” Kami berharap Dishub segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungunan untuk penghentian sementara AKAP dan bus pariwisata  dari dan ke Jabodetabek, untuk memastikan penanganan Corona di Jateng terkendali,”ungkap Hadi, Jumat ((27/3).

Kebijakan penghentian sementara ini diperlukan guna lebih mengontrol kedatangan para pekerja migran ke Jawa Tengah, ” Dua hari ini terminal-terminal nampak kuwalahan untuk menerapkan protap pencegahan Corona bagi pemudik, sterilisasi dan pengecekan fasilitasnya terbatas,”tambahnya.

Menurut anggota FPKS ini lonjakan penumpang sudah terlihat di semua terminal di Jawa Tengah dan berdampak pada masyarakat di desa yang jauh dari sarana prasarana kesehatan.

 “Di desa-desa pemudik belum bisa dikontrol secara ketat 14 hari karantina susah dilaksanakan,” lanjutnya.

Saat ini tercatat lebih dari 500 bus dan puluhan kereta yang setiap hari memasuki Jawa Tengah dari Jabodetabek, ada 24 terminal tipe B, 21 terminal tipe A, 9 stasiun kereta api yang berada diwilayah Jawa Tengah dengan tidak kurang dari 2.943 Armada AKAP yang meluar masuk. 

Hadi juga menyambut baik kebijakan penghapusan mudik gratis sebanyak 746 bis dari pemerintah, serta pemberhentian sementara operasi kereta yang berasal dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

” Ini pilihan paling realistis, pembatasan dan pengawasan dari pull keberangkatan dan kedatangan, serta kawasan perbatasan, semua harus kita lakukan untuk kebaikan bersama, ” pungkasnya.(udi)