Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Cegah Pengaruh Negatif Globalisasi Dalam Pendidikan

Cegah Pengaruh Negatif Globalisasi Dalam Pendidikan

277
Nurcahyati,S.Pd.SD, SD Negeri 1 Jembangan
Nurcahyati,S.Pd.SD, SD Negeri 1 Jembangan

JATENGPOS.CO.ID – Pendidikan tanggung jawab semua orang. Tidak hanya dilingkungan sekolah,pendidikan juga terjadi dilingkungan keluarga dan masyarakat. Pendidikan seorang manusia dimulai sejak dia lahir sampai ia menghembuskan nafas terakhir.

Pendidikan merupakan suatu proses bagi seorang anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman sebagai pembelajaran yang akan datang. Pendidikan bisa dilakukan melalui jalur formal dan nonformal. Keluarga dan masyarakat merupakan jalur pendidikan non formal. Sedangkan sekolah merupakan jalur formal.

Setiap manusia memulai proses pembelajaran dengan lingkungan keluarga atau lingkungan terdekatnya. Setiap orangtua harus menyadari bahwa anak-anak adalah tanggung jawab kita sebagai orang tua dan cerminan orangtuanya,anak juga aset yang paling berharga bagi orangtuanya.

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya berhasil dalam setiap hal juga dalam hal pendidikan. Agar keberhasilan itu dapat tercapai orang tua berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar anak agar anak ,agar anak dapat berhasil dalam belajarnya.

Dalam memenuhi kebutuhan anak orang tua harus bisa membedakan antara kebutuhan primer ,sekunder , dan tersier. Kebutuhan primer memang harus dipenuhi sebab jika kebutuhan primer tidak terpenuhi dapat mengganggu proses belajar anak. Namun sekarang banyak orang tua yang tidak bisa membedakan mana kebutuhan primer dan mana kebutuhan sekunder. Orang tua lebih menuruti keinginan anak yang belum tentu itu kebutuhan pokoknya.

Pengaruh globalisasi membuat orang tua dengan mudahnya memberikan alat komunikasi kepada anak seperti hp, gadget, tablet, laptop dan alat komunikasi lainnya. Padahal alat komunikasi tersebut untuk anak anak sekolah dasar belum mempunyai manfaat yang besar. Mereka hanya memanfaatkannya untuk bermain. Bahkan dengan adanya akses internet anak –anak dapat dengan mudah mengakses data-data yang mereka inginkan.Bahkan banyak konten-konten yang belum pantas dilihat  anak-anak dapat dengan mudahnya menghampiri gadget mereka.

Menurut Selo Soemardjan Globalisasi adalah sebuah proses terbentuknya suatu sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat yang berada di seluruh dunia yang bertujuan untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama. Berdasarkan pengertian tersebut globalisasi tidak sesuai dengan kebinekaan yang ada di negara kita. Budaya yang kita miliki tidak semuanya sesuai dengan budaya asing yang masuk akibat pengaruh globalisasi. Kita harus benar benar selektif dalam menyaring setiap budaya yang masuk kedalam lingkungan kita.

Orang tua harus bisa memantau setiap anaknya dalam pergaulannya ataupun kegiatan kesehariannya agar pengaruh negatif globalisasi tidak mudah meracuni otak anak-anak kita. Kita harus bisa membentuk karakter anak-anak kita agar mereka mempunyai tameng dalam menghadapi serangan budaya budaya yang tidak sesuai dengan budaya kita.Hal ini tentu saja tidak hanya menjadi tanggungjawab orang tua tetapi merupakan tanggung jawab guru dan lingkungan masyarakat.

Berbagai langkah dapat dilakukan untuk mengalihkan perhatian anak dari pengaruh globalisasi terutama kecanduan gadget diantaranya : 1. Berilah tugas rumah (PR) agar anak mau belajar dan tidak menghabiskan waktunya hanya untuk bermain. 2. Batasi waktu anak dalam menggunakan gadgetnya,3. Orang tua harus mendampingi anak bermain gadget ketika dirumah, agar orang tua dapat mengarahkan mana konten-konten yang boleh ditonton sesuai usia mereka. 4.Larang anak membawa gadget kesekolah agar anak dapat fokus dengan belajarnya. 5. Lingkungan masyarakat bisa menerapkan aturan melarang anak-anak usia sekolah bermain gadget pada jam jam tertentu.6. Memberikan pendidikan agama sebagai pondasi dasar dalam bertindak.

Dengan demikian, maka pendidikan akan berhasil dengan dukungan semua pihak. Kondisi ini perlu pula didukung kerjasama orangtua. Masyarakat memiliki peran yang cukup penting dalam suksesi pendidikan anaknya.

Nurcahyati,S.Pd.SD,
SD Negeri 1 Jembangan