Coca-cola Foundation Dukung PHBS di Sekolah

    32
    BERBAGI
    AKSI SENI: Siswa menampilkan aksi seni dalam 'Inagurasi Fasilitas Baru dan Duta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)' SMP Negeri 1 Bawen, Selasa (8/5) pagi. Foto:Dhani/Jateng Pos

    JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN – Ratusan anak usia Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenakan kostum berwarna-warni dan unik di halaman dalam SMP Negeri 1 Bawen, Selasa (8/5) pagi. Mereka unjuk gigi di hadapan teman-temannya dan pejabat Kabupaten Semarang.

    Selain menampilkan hasil kreasi dan latihan, anak-anak ini juga memajang karyanya. Sebagian besar karya yang dihasilkan berkaitan dengan lingkungan seperti daur ulang sampah organik dan pemanfaaatan sampah nonorganik menjadi aneka kerajinan tangan.

    Kegiatan bertajuk ‘Inagurasi Fasilitas Baru dan Duta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)’ tersebut merupakan puncak acara dari program yang memperoleh pendanaan dari Coca Cola Foundation dan dimulai sejak Juli 2017.

    Kegiatan diselenggarakan di tujuh sekolah di Kabupaten Semarang ini bertujuan untuk memberikan bantuan peningkatan akses fasilitas air bersih dan sarana sanitasi serta berabagai pelatihan mengenai hidup bersih dan sehat di masing-masing sekolah.

    Program yang telah dilakukan sejak 2008 merupakan bagian dari upaya konservasi air dari Coca Cola. Program akses air bersih dan santiasi di sekolah diharapkan dapat mendorong peningkatan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong upaya kesadaran melestarikan sumber air pada para siswa sejak usia dini.

    Acara diselenggarakan di SMP Negeri 1 Bawen merupakan kerja sama antara Coca Cola Foundation Indonesia dengan sejumlah sekolah guna menyelenggarkaan kampanye perilaku  PHBS di Kabupaten Semarang.

    Agus Priyono selaku Program Coordinator Coca Cola Foundation Indonesia, program ini diaplikasikan di SMP Negeri 1 Bawen, SD Negeri 2 Harjosari, SD Negeri 2 Samban, dan SD Negeri Jatijajar.

    “Pada program tersebut kami juga menggandeng 21 guru sebagai pelatih PHBS, 105 siswa sebagai Duta PHBS yang telah memberikan pelatihan PHBS kepada 1413 siswa lainnya,” ujar Agus.

    Tak hanya pelatihan, Coca Cola Foundation Indonesia juga memberkan bantuan infrastruktur yakni 21 fasilitas cuci tangan, 4 tandon air, 3 menara ir, 1 suur baru, dan perbaikan 1 tandon air dan 4 kamar mandi. Selain fasilitas tersebut, Coca Cola Foundation Indonesia juga tengah membangun penambahan fasilitas baru berupa fasilitas cuci tangan dan akses air bersih di SD Negeri 1 Harjosari, SD Negeri 1 Lemahireng, dan SD Negeri 2 Lemahireng.

    Bupati Semarang, Mundjirin menyambut baik dukungan Coca-cola Foundation dalam program peningkatan PHBS, terlebih pemerintah juga mentargetkan peningkatan PHBS di masyarakat. Artinya, adanya program ini ikut mendukung program pemerintah.

    “Anak-anak perlu ditanamkan hidup sehat. Terlebih anak-anak banyak menghabiskan waktu disekolahnya. Aktivitas tersebut menjadikan kepedulian akan kesehatan anak maupun kepedulian anak akan kesehatan tak dapat dipisahkan dari pembangunan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya. (dni/biz/muz)

    BERBAGI