Beranda Jateng Cuaca Ekstrim Waspadai Tanah Longsor

Cuaca Ekstrim Waspadai Tanah Longsor

BERBAGI
Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Adji. FOTO : DEKAN BAWONO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA –  Pemerintah Kota Salatiga menghimbau kepada warga yang bermukim di daerah rawan bencana tanah longsor dan angin kencang untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena  dalam beberapa pekan cuaca sangat esktrim. Intensitas hujan masih  tinggi sehingga potensi terjadinya bencana di daerah rawan longsor cukup besar.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Adji mengatakan, selama beberapa hari yang llau, wilayah Kota Salatiga diguyur hujan dengan itensitas yang tinnggi. Kondisi ini membuat tekstur tanah menjadi lembek, sehingga jika tergerus air hujan bisa longsor.

” Sehingga kami minta warga yang bermukim di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan. Saat turun hujan deras jangan beraktivitas di sungai atau daerah rawan longsor,” ujar Kusumo Aji, kemarin.

Aji menambahkan, berdasarkan hasil pemetaan, beberapa daerah di dua wilayah kecamatan, yakni Sidorejo dan Tingkir dinyatakan rawan bencana tanah longsor dan angin kencang. Adapun daerah yang dipetakan rawan tanah longsor meliputi Gunungsari, Canden dan Nanggulan, Kecamatan Tingkir. “ Karena di dua kecamatan itu ada beberapa warga yang tinggal di perengan ( tebing) dan ada yang dekat dengan jurang sehingga rawan longsor,” imbuhnya.

Sedangkan daerah yang dipetakan rawan angin kencang antara lain Blotongan, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo. “Pemetaan ini berdasarkan kejadian yang pernah terjadi di daerah tersebut. Dimana awal tahun lalu ada puting beliung di Blotongan yang mengakibatkan kerugian material yang besar” ujarnya.

Disinggung mengenai kesiapan penanganan bencana, Kusumo Adji meegaskan, baik secara teknis maupun non teknis, Dinas Satpol PP selaku instansi yang membidangai penanganan bencana dalam kondisi siap. Jika sewaktu terjadi bencana, personil Satpol PP siap melakukan penanganan termasuk tanggap darurat.

Personil Satpol PP, lanjut Aji, sudah dibekali pelatihan penanganan bencana. Sehingga sudah memahami tugas dan kesatuan gerak yang harus dilakukan dalam penanganan bencana alam. “Yang kita minta Salatiga tetap aman dari bencana alam. Namun tetap ada antisipasi seumpama ada dan personil Satpol dalam kondisi siap. Kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga di daerah rawan bencana untuk selalu waspada,” pungkasnya. (deb/muz)