Beranda Semarang Dapat Hadiah Foto

Dapat Hadiah Foto

90
BERBAGI
Sebanyak 600 puzzle berisi potongan harapan warga Semarang dan Jateng dipasang membentuk foto Ganjar Pranowo dan Hendrar Prihadi sebagai harapan, doa, dan cita-cita kepada dua pemimpin daerah itu. FOTO : AMBAR ADI WINARSO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Warga dan pengunjung Komukino Fest 2017 di Jalan Kepodang dan Gedung Monod Diephuis Kota Lama Semarang menghadiahi dua foto kanvas puzzle kepada dua pemimpin daerah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Minggu (17/12), sore.

Dua foto Kanvas berukuran 240cm x 120 cm itu disusun masing-masing sebanyak 600 pcs puzzle, yang berisi tulisan harapan dan doa pengunjung dan warga untuk kemajuan darah yang dipimpinnya.

“Pengunjung memasang puzzle itu sampai terbentuk sebuah foto wajah, tiap puzzle berisi harapan pengunjung kepada kedua pemimpin daerah itu, dengan harapan merekalah yang bisa mewujudkan harapan dan cita-cita masyarakat untuk Jateng dan Semarang,” kata Imam Supriyono, Panitia Komukino Fest 2017 USM Semarang, kemarin.

Puzzle tersebut setelah jadi diserahkan kepada perwakilan baik dari Ganjar Pranowo dan Hendrar Prihadi, sekaligus sebagai hadiah atas terselenggaranya Komukino Fest ke -6 2017 di Kota Lama Semarang.

Dikatakan Imam, Komukino Fest 2017 merupakan ajang persandingan modernitas dan tradisional, terlihat dari hadirnya kuliner fusion yang memadukan citarasa kuliner tradisional diinovasi menjadi kuliner dengan tampilan modern.

“Sego Pager Khas Kabupaten Purwodadi dan Jadah Khas Kabupaten Rembang misalnya disajikan dengan tampilan Sushi layaknya kuliner Jepang,” terangnya. Perubahan bentuk kuliner itu untuk mengenalkan generasi sekarang akan ragam kuliner tradisional yang kadangkala dianggap tidak menarik untuk dinikmati.

Ada 42 kuliner yang mewakili 35 kabupaten kota di Jawa Tengah dihadirkan dalam Festival Komukino yang tahun ini memasuki usia ke 6 ini. “Ini adalah bentuk implementasi kerja nyata dari tiga mata kuliah, yakni Komunikasi Pemasaran, Management Acara, serta Internal dan Eksternal Public Relation, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang dalam hal pengenalan, pembelajaran, serta bentuk kepedulian kami akan eksistensi kebudayaan di Indonesia khususnya Jawa Tengah,” pungkas Imam. (aam/sgt)

BERBAGI