Beranda Utama Denty Ingatkan Pengawasan Penggunaan Gadget di Tangan Anak

Denty Ingatkan Pengawasan Penggunaan Gadget di Tangan Anak

BERBAGI
Anggota DPD RI Denty Eka Widi Pratiwi saat melakukan serap aspirasi di kantor DPD RI di Jateng, Jumat (2/3). Foto : Dokumentasi DPD

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Denty Eka Widi Pratiwi mengatakan pentingnya keluarga dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan gadget di tangan anak.

Menurutnya, seiring perkembangan teknologi dan globalisasi, anak-anak semakin lekat dengan gadget yang memungkinkan mereka mengakses konten negatif.

“Kita tidak pernah tahu terpaan yang mungkin saja dialami anak-anak saat mengakses internet menggunakan gadget,’’ ujarnya saat menggelar Serap Aspirasi bersama Anggota DPD RI Denty Eka Widi Pratiwi di Kantor DPD RI Jateng Jalan Imam Bonjol 185 Semarang, Jumat (2/3).

Denty mengatakan, konten negatif bisa muncul melalui video, game, atau bahkan aplikasi untuk membantu mereka belajar. Dia mencontohkan, saat mengakses sebuah aplikasi pernah tiba-tiba muncul saran untuk membuka akses yang kontennya cukup mengejutkan.

’’Isinya bikin kaget karena ternyata tidak layak bagi anak-anak,’’ imbuhnya.

Melalui kontrol dari orang tua dan lingkungan, penggunaan gadget dapat lebih dimanfaatkan secara bijaksana. Banyak sekali manfaat dari internet, akan tetapi tidak boleh diabaikan tentang efek negatif dari internet tersebut.

”Melalui internet kita bisa dimudahkan, tetapi jangan lupa ada efek yang ditimbulkan apabila kita tidak berhati-hati,’’ katanya.

Pada pertemuan itu juga hadir pembicara dari aktivis perlindungan anak yang juga praktisi media Rita Hidayati. Menurut Rita, media internet merupakan akses yang potensial bagi predator anak dan kaum pedofilia.

“Ancaman bagi anak-anak bukan untuk menjadikan kita takut kepada tekonologi, tetapi justru tantangan agar lebih bijaksana dalam memanfaatkannya,’’ katanya.

Acara tersebut juga menjadi ajang sharing terhadap pengalaman penggunaan internet untuk bisnis online shop. Sebagaimana yang diutarakan Sari, salah seorang pebisnis online yang berjualan perlengkapan senam. “Saya pernah kena tipu Rp 1,7 juta,’’ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Denty juga menyampaikan sosialisasi tentang peran DPD RI dalam proses pembangunan di Indonesia. (drh/biz)