Beranda Politik Denty : Pelestarian Alam Wujud Iman kepada Tuhan

Denty : Pelestarian Alam Wujud Iman kepada Tuhan

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, MAGELANG – Manusia diciptakan oleh Tuhan dan menempati bumi dimana semua sumber daya alam disediakan untuk kehidupan dan menghidupi manusia dan seisinya.

Sebagai makhluk yang beriman, manusia diminta menjaga amanah Allah yaitu merawat alam agar dapat memelihara kemanfaatannya sehingga tetap lestari.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Denty Eka Widi Pratiwi di sela sosialisasi empat pilar di Desa Soco, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Selama dua hari, tanggal 7 – 8 Februari 2018, Denty bersama- sama dengan berbagai komponen masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan Festival Kali Tangsi.

Komponen masyarakat yang turut dalam kegiatan tersebut antara lain, Relawan Pandu Sungai se Jawa Tengah, Relawan Peduli Lingkungan Kabupaten Magelang, kelompok bank sampah, pelajar, TNI dan Polri. Mereka melakukan kegiatan membersihkan sungai dan melakukan edukasi terkait pentingnya menjaga kelestarian sungai.

”Banyak kegiatan yang kita lakukan bersama, ada aksi resik kali, lomba bank sampah, hingga dialog kolaborasi aksi selamatkan kali,” kata Denty kepada Jatengpos.co.id.

Kegiatan yang lain, diantaranya berbagai lomba dalam upaya pendidikan pandu sungai, lomba karya ecobrick, lomba mewarnai tingkat TK/SD, lomba melukis mural, dan lomba daur sampah, dan gelar seni.

Denty mengatakan, alam semesta terdiri dari sungai, sawah, tambang, dan sumber ekonomi yang harus dipelihara. “Indonesia telah memiliki Pancasila yang menjadi ideologi bangsa, ini mengandung arti kita harus menjaga alam di Indonesia sebagaimana kearifan bangsa,” tuturnya.

Upaya menjaga dan merawat negara tersebut, juga diatur dengan UU yang bersumber kepada UUD 1945. Menjaga kedaulatan bangsa RI merupakan tugas bersama. Oleh karena itu, negara dihormati manakala kita sendiri yang menjaga dan merawatnya.

Alam semesta yang harus dijaga meliputi sungai, sawah, tambang, adalah sumber ekonomi dan kekayaan bangsa. Jika seluruh warga sadar akan upaya pelestariannya, dan menyayangi miliknya, akan mendapat penghormatan dari bangsa lain.

”Kedaulatan bangsa adalah penghormatan yang diberikan bangsa lain kepada kita, sedangkan Bhineka Tunggal Ika adalah keragaman cara dalam menjaga alam sesuai dengan kearifan lokal, dan adat istiadatnya,” pungkasnya. (drh/udi)