Beranda Hukum & Kriminal Dikendalikan Napi, Begini Sabu dalam Mainan Diedarkan….

Dikendalikan Napi, Begini Sabu dalam Mainan Diedarkan….

BERBAGI
Satuan Narkoba Polres Boyolali menunjukkan tersangka dan barang bukti. Foto : aji jarmaji/jateng pos

JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu melalui modus pengiriman paket digagalkan Satuan Narkoba Polres Boyolali. Tiga orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga menyita barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram yang diselipkan di mainan anak-anak.

Kapolres Boyolali AKBP Aris Andhi melalui Kasat Narkoba AKP Arifin Suryani mengatakan, barang haram tersebut dikirim dari Bangkok, Thailand ke Boyolali melalui jasa pengiriman paket di Kantor Pos Boyolali. Sabu-sabu tersebut ditemukan di dalam rongga pijakan mainan anak Scooter. Sabu seberat sekitar 100 gram itu dibagi dalam empat kemasan plastik.

“Ada tiga orang yang kami amankan,” ujar Arifin kepada para wartawan Senin (9/7).

Ketiga tersangka yakni M Irsyad Kamil (23) dan Alex Rohim (23), keduanya warga Demak. Serta Arif Wicaksono (36), warga Semarang.

Pengungkapan ini berawal dari informasi dari Bea dan Cukai mengenai adanya upaya penyelundupan narkoba melalui kiriman paket pos di Kantor Pos Boyolali. Petugas Satuan Narkoba Polres Boyolali langsung melakukan penyelidikan.

Pada paket yang dikemas dengan kardus tertera pengirimnya menggunakan nama Happy dari Bangkok, Thailand dengan tujuan Suyadi, beralamat di Mliwis, Cepogo, Boyolali. Namun, alamat tujuan tersebut ternyata fiktif, kemudian paket kembali ke Kantor Pos.

Petugas pun terus melakukan pengintaian. Pada Rabu (4/7), paket tersebut diambil oleh dua orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor. Polisi pun membututinya dan sesampainya di jalan Pandanaran, keduanya pun disergap. Kedua orang itu belakangan diketahui bernama M Irsyad Kamil dan Alex Rohim.

Setelah digeledah, paket kardus itu berisi sejumlah mainan anak-anak terbuat dari plastik dan sebuah scooter dengan rangka logam. Di rongka pijakan scooter itulah polisi menemukan empat kemasan plastik yang diduga sabu-sabu.

Polisi pun terus mengembangkan penyelidikan. Didapat keterangan jika barang tersebut akan dikirimkan kepada seseorang bernama Arif Wicaksono di Semarang. Mereka bertemu Arif di Jalan Purpowarno, Semarang. Setelah barang itu diserahkan ke Arif, Polisi langsung menangkapnya.

“Ketiga pelaku dan barang bukti kemudian kami bawa ke Mapolrse Boyolali untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Arifin didampingi Kasubag Humas AKPO Edy Lillah.

Kasus penyelundupan narkoba melalui paket kiriman ini, lanjut Arifin, diduga dikendalikan seorang Narapidana. Para tersangka mengaku, diminta bantuan mengambil paket tersebut oleh Feri, seorang Napi kasus narkoba yang kini mendekam di LP Kedungpane, Semarang.

Saat ini Irsyad, Alex, dan Arif ditahan di Mapolres Boyolali untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. “Mereka dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara,” tandas Arifin.

Sementara itu, ketiga tersangka mengaku hanya dimintai bantuan oleh Napi Kasus Narkoba yang bernama Feri. Mereka mengaku tidak tahu jika di dalam mainan tersebut ternyata berisi sabu-sabu.

“Kalau tau ada sabunya, saya tidak mau. Saya fikir hanya paketan mainan saja,” kata Irsyad. (aji/drh)