Beranda Jateng Kedu Dinas Kesehatan Temanggung Buka Pos Layanan Massal Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua

Dinas Kesehatan Temanggung Buka Pos Layanan Massal Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua

13
Seorang relawan mendapat suntikan vaksin COVID-19 di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Selasa (23/2/2021).

JATENGPOS.CO.ID, TEMANGGUNG – Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada tahap kedua pelaksanaan vaksinasi COVID-19 membuka pos pelayanan massal vaksinasi selain menyediakan pelayanan vaksinasi di puskesmas dan klinik.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Khabib Mualim di Temanggung, Rabu, mengatakan pos pelayanan massal vaksinasi COVID-19 akan disediakan di Pendopo Pengayoman dan Graha Bhumi Phala.

“Tahap kedua ini kami membuka beberapa pelayanan, yakni 26 puskesmas untuk tokoh agama, kemudian membuka pos pelayanan massal di Pendopo Pengayoman dan Graha Bhumi Phala, dan juga klinik TNI, klinik Polri, dan klinik Pancasila,” katanya.

Menurut dia, sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua di Kabupaten Temanggung sebanyak 26.262 orang, namun karena pemerintah kabupaten baru mendapat pasokan vaksin untuk melakukan dua kali penyuntikan vaksin kepada 5.000 orang.

Ia mengatakan bahwa penyuntikan dosis pertama vaksin sudah dimulai pada Selasa (23/2) pada para relawan yang membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan COVID-19 termasuk relawan pemakaman, relawan PMI, relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Vaksinasi juga dilakukan di fasilitas pelayanan publik seperti Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), kantor kecamatan, kantor sekretariat daerah, kantor pajak, dan kantor pos.

“Kelanjutan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua menunggu dropping vaksinnya dan belum ada jadwalnya. Kalau vaksin tersedia, data sasaran sudah kami punya, tinggal nanti mobilisasi sasaran,” kata Khabib.

“Mudah-mudahan nanti mendapat lebih banyak dosis sehingga sasarannya cepat tervaksin, banyak orang yang divaksin,” ia menambahkan.

Ia mengatakan bahwa vaksinasi pada pekerja sektor pelayanan publik yang lain, termasuk sekitar 10.000 tenaga kependidikan dan sekitar 3.000 pedagang di pasar-pasar besar, akan dilakukan setelah tambahan pasokan vaksin datang. (fid/ant)