Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Discovery Learning Tingkatan Kreativitas Pemanfaatan ICT

Discovery Learning Tingkatan Kreativitas Pemanfaatan ICT

70
Dra. Sri Rahayu Mulyaningsih, M.Pd Guru : SMP Negeri 1 Selogiri
Dra. Sri Rahayu Mulyaningsih, M.Pd Guru : SMP Negeri 1 Selogiri

Negara tanpa hukum apa yang terjadi? Hukum senantiasa ada dalam kehidupan mengikat seluruh anggota masyarakat maka berusaha menghayati, menumbuhkan ketaatan terhadap hukum sesuai peraturan perundang-undangan. Dalam hidup bernegara hukum menjadi alat untuk menciptakan ketertiban dan keadilan.

Dalam mengembangkan teknologi dibutuhkan manusia yang kreatif dan inovatif, khususnya dalam menghadapi perkembangan IPTEKS yang semakin pesat dan diwarnai oleh suasana global selalu berubah tidak pasti dan kompetitif(Mulyana,T,2009). Pengembangan berfikir kritis dan kreatif akan meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Kelas VIII F SMP Negeri 1 Selogiri merupakan kelas dengan 30 siswa yang terdiri dari putri 13 putra 17pada semester gasal dengan . KD3,3:Memahami tata urutan peraturan perundang – undangan dalam sistim hukum nasional di Indonesia.

Permendikbut No.65/2013 proses pembelajaran diarahkan pada ke pengembangan ranah, sikap, pengetahuan, dan ketrampilan secara utuh melalui pendekatan saintifik dengan model pembelajaran. Salah satunya Discovery Learning(Implementasi Kurikulum 2013 th 2015(28-30)didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang dilaksanakan apabila materi yang akan disampaikan tidak disampaikan dalam bentuk final,akan tetapi siswa didorong untuk mengidentifikasi apa yang ingin diketahui dilanjutkan dengan mencari informasi sendiri kemudian mengorganisasi apa yang mereka ketahui dan pahami dalam suatu bentuk akhir.

Menurut Syah(2004:244) dalam mengaplikasikan DL secara berulang – ulang dapat meningkatkan kamampuan penemuan diri individu yang bersangkutan. Pengguna DL ingin merubah kondisi belajar yang pasif menjadi aktif dan kreatif. Bruner menyatakan bahwa proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu konsep teori aturan atau pemahaman melalui contoh yang ia jumpai dalam kehidupannya (Budiningsih2005-41).

Penerapan Discovery Learning dimulai dari (1) pemberian stimulus/rangsangan oleh guru, kegiatan belajar bisa dilakukan dengan memberikan pertanyaan yang merangsang berpikir siswa, menganjurkan dan mendorongnya untuk membaca memaknai, mencatat tentang pengertian dan tata urutan peraturan perundang – undangan nasional, (2) problem statement guru membimbing siswa untuk mengindentifikasi pertanyaan (3) data colection melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guru membimbing siswa mencari informasi tentang sesuatu melalui jaringan internet. Peran guru dalam langkah tahap ini (a) menyediakan berbagai sumber belajar diajak keperpustakaan yang memiliki jaringan internet (b) mengumpulkan referensi yang didapat dari internet (c) menunjukkan buku yang dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan (d) siswa memanfaatkan hasil penelusuran referensi yang dijadikan bahan resume (4) data processing untuk mendiskusikan hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh sebelumnya serta menyimpulkan (5) Verifitation siswa diminta untuk menyajikan hasil resumenya dan guru menjadi moderator untuk melaksanakan diskusi sekaligus mengklarifikasi mengarahkan pada pemahaman materi.

Ternyata dengan penerapan Discovery Learning yang tepat siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar sebab ia berpikir dan menggunakan kemampuannya untuk menemukan hasil akhir serta menyimpulkan tentang makna tata urutan perundang–undangan serta benar – benar memahami bahan pelajaran dikarenakan mengalami sendiri proses menemukan konsep yang akhirnya meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa. Peningkatan keaktifan dan motivasi belajar siswa secara otomatis berdampak positif pada hasil belajar siswa maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Discovery Learning dapat dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas siswa.

Dra. Sri Rahayu Mulyaningsih, M.Pd
Guru : SMP Negeri 1 Selogiri