Beranda Edukasi Sekolah Hebat Disiplin Tinggi, SDN Dadapsari Semarang Juara Mapsi

Disiplin Tinggi, SDN Dadapsari Semarang Juara Mapsi

BERBAGI
Latifa (kiri) dan Farel (kanan) bersama kepala sekolah. FOTO : NOVANTO KRIS PRABOWO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sekolah Dasar Negeri Dadapsari patut berbangga. Pasalnya, dua siswa-siswi mereka mampu menjuarai lomba Mata Pelajaran Agama dan Seni Islam (Mapsi) tingkat Kecamatan Semarang Utara.

Kepala SDN Dadapsari, Ainul Churotin mengungkapkan, pihaknya merasa bangga memiliki siswa yang mampu menunjukkan prestasi. Apalagi, lanjutnya, dalam agama dan seni islam.

“Yang pasti membanggakan. Siswa kami dapat mendulang prestasi pada usia dini. Hal itu berkat kerja keras dan disiplin mereka,” kata Ainul, Kamis (7/12).

Ainul menambahkan, pihaknya selalu mengedepankan minat siswa. Menurutnya, siswanya yang menjuarai lomba Adzan dan Iqamah, Farrel Nabil Sanjaya merupakan siswa teladan. Bahkan, lanjutnya, Farrel sudah sering adzan saat di sekolah maupun di rumah. Dengan demikian, sambung Ainul, saat menghadapi lomba tersebut, Farrel tidak grogi dan mampu mengikuti lomba dengan baik.

Selain itu, siswa lainnya, Latifa Mutiara Dewi mampu menjuarai Lomba Cipta Teks dan Seni Kitabah. Ainul menegaskan, disiplin yang tinggi memang diterapkan pada semua siswa. Tak hanya itu, lanjut dia, apabila ada siswa yang memiliki potensi kuat seperti Latifa, pihak sekolah tak tanggung-tanggung memberikan dukungan.

“Tentunya, sekolah juga bekerja sama dengan orang tua siswa. Kami bersinergi untuk mendorong siswa,” terangnya.

Sementara itu, guru agama SDN Dadapsari, Nur Khafifudin menambahkan, persiapan mengikuti lomba Mapsi itu sangat diperhatikan. Terutama, terangnya, persiapan mental siswa dalam menghadapi peserta lainnya. Menurutnya, kalau siswa sudah menguasai materi, tidak ada alasan untuk grogi.

“Dengan demikian, siswa dapat menghadapi lomba dengan maksimal,” imbuhnya.

Nur berharap, ke depan dalam upaya penguatan karakter, setiap siswa dapat didampingi secara maksimal. Bukan hanya dalam pelajaran agama saja, sambungnya, namun juga disiplin yang lain. (enk/bow)