Beranda Jateng Disparta Diminta Jangan Tebang Pilih

Disparta Diminta Jangan Tebang Pilih

356
Lengang : Kawasan wisata karaoke Sarirejo tampak lengang menyusul banyaknya rumah karaoke yang belum diijinkan buka. ( foto : dekan bawono/ jateng pos).

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Ketua RT 02 kampung Sarirejo, Lucas ( 45) meminta kepada Dinas Pariwisata Kota Salatiga untuk membuka kembali semua tempat hiburan karaoke di Sarirejo di era adaptasi kebiasaan baru ( new normal) ini. Pasalnya, sudah lama rumah karaoke tutup dan pemiliknya sama sekali tidak mendapatkan penghasilan.

“ Sudah sejak 18 Maret, awal pandemi, kami tutup tanpa penghasilan, kebetulan saya dan istri juga korban PHK di sebuah pabrik. Jadi saya dan teman-teman berharap yang sudah menerapkan protokol kesehatan bisa segera buka ( diijinkan) kembali,” kata Lukas yang juga pemilik Titian Café dan Karaoke.

Diakui dia, sudah ada enam café dan karaoke di Sarirejo ( Sembir) yang diijinkan buka kembali dan mereka kategori besar dan dimiliki pemodal besar.

” Untuk itu kami berharap semua yang sudah siap dengan protokol kesehatan yang ketat bisa buka kembali. Dinas terkait jangan tebang pilih. Jangan diskriminatif, jangan ada kepentingan, semuanya sama, kami butuh makan semua,” tandasnya.

Menurut Lukas, dalam penerapan protokol kesehatan tidak ada bedanya, antara karaoke besar dan kecil, yang membedakan hanya tempat dan fasilitas.

“Kalau protokol kesehatan, mau inovasi apa pun tetap sama dan itu pun ( yang besar dan sudah buka) sampai saat ini, ketika kemarin disidak pun juga terdapat banyak pelanggaran, berarti protokol kesehatannya juga tidak benar-benar diterapkan,” imbuhnya.

Dijelaskan Lukas, sebelum Dinas Pariwisata memberikan ijin buka kepada sejumlah rumah karaoke di Sarirejo, ada tim survey yang ditugaskan untuk menyeleksi langsung ke lapangan.

“ Awalnya ada 16 yang mengajukan ijin, jadi 8 yang lolos dan akhirnya muncul 6 nama. Saat itu awal-awal new normal, dan ini sudah memasuki tatatana kebiasaan baru harusnya semuanya yang sudah siap dengan protokol kesehatan bisa buka dan kita sudah menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (deb)