Beranda Jateng Pantura Timur Ditinggal Nyoblos, Toko Busana di Blora Terbakar

Ditinggal Nyoblos, Toko Busana di Blora Terbakar

BERBAGI
Petugas kebakaran dari Pertamina EP Aseet 4 Cepu di bantu warga berhasil padamkan kebakaran. (Dwi Fajar/Jateng Pos)
JATENGPOS.CO.ID, BLORA –  Warga di lingkungan gang Unyer RT 1 RW 9 Kelurahan Cepu Kecamatan Cepu dikejutkan dengan kebakaran toko busana Zahra di Jalan Diponegoro No 40 Cepu, Rabu (27/6) sekitar pukul 10.00 wib. Kebakaran yang menimpa toko Haji Buyung Belibi (60) warga Kecamatan Tanjung Kota Padang Sumatera Barat tersebut, terjadi saat karyawan toko ijin untuk melakukan pencoblosan Pilkada Jawa Tengah di TPS setempat.
Menurut salah satu karyawan toko Dona Harison (25), saat itu dirinya bertugas menjaga toko karena karyawan yang lain ijin sebentar untuk mencoblos di TPS. Tiba-tiba di ruang dalam tempat mendisplay pakaian keluar asap.
 ” Saat itu saya sedang menyapu di teras toko. Kemudian saya masuk ke ruangan dan melihat api sudah membakar tumpukan pakaian yang menjalar ke dinding dan kipas angin,” ujar Dona saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (27/6).
Melihat peristiwa tersebut,lanjut Dona,dirinya langsung mengeluarkan sepeda motor dan pakaian yang masih di dalam yang dibantu oleh tukang becak dan warga sekitar.
“Saya panik dan minta tolong kepada warga dan tukang becak yang kebetulan mangkal di sekitar toko untuk mengeluarkan pakaian dan diamankan di halaman hotel. Warga juga berusaha memadamkan api dengan meminjam tabung pemadam di hotel Cepu Indah 2,” ujarnya.
Beberapa saat kemudian,lanjut Dona, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu tiba di lokasi kejadian beserta Kapolsek,Danramil dan Camat Cepu serta BPBD Cepu. Tiga puluh menit kemudian api berhasil dipadamkan dan polisi memasang garis polisi.
“Kerugian mencapai 15 juta rupiah. Karena puluhan pakaian dan sepatu ikut terbakar dan juga dinding toko ikut terbakar,” imbuhnya.
Menurut Kapolsek Cepu Ajun Komisaris Polisi Slamet Rianto melalui  Kanit Reskrim Iptu Wismo, diduga kebakaran disebabkan arus pendek listrik pada kabel yang berada di atas plafon.
“Diduga penyebab kebakaran karena ada kabel yang konslet,” ujar Wismo saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (27/6).(hfd/jar/feb)
BERBAGI