Beranda Hukum & Kriminal Ditinggal Rapat Demo, Tiga Rumah di Wonosobo Ludes

Ditinggal Rapat Demo, Tiga Rumah di Wonosobo Ludes

BERBAGI
Warga kampung Kalianget bersama Damkar melakukan pendinginan pasca kebakaran yang menghabiskan tiga bangunan rumah semi permanen di Rt.04/Rw.01 Kalianget, Wonosobo. FOTO:AGUS/JPNN

JATENGPOS. CO. ID. WONOSOBO- Kebakaran hebat melanda  pemukiman padat penduduk rt.04/rw.01 Kelurahan Kalianget Wonosobo kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Tiga rumah ludes menjadi arang. Tidak ada korban dalam peritiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Rumah yang habis terbakar diantaranya milik bawon Lutfiyah (50), Jasmadi (60),  dan Saefudin (45), semuanya berada di Rt.04/Rw.01 kelurahan kalianget. Api di duga berasal dari tungku dapur milik Bawon Lutfiyah, kemudian menjalar ke seluruh ruangan dan juga rumah yang ada di dekatnya.

Saksi mata yang juga tetangga korban Pardun (65) mengatakan bahwa api diketahui sudah membesar dan memenuhi seluruh ruangan rumah milik bawon. Bahkan ketika pintu dibuka, api langsung menjilat keluar.

“Awalnya saya menerima informasi dari tukang bangunan yang sedang bekerja di depan rumah korban , bahwa ada api di dalam rumah korban, lalu saya intip, ternyata  di ruang dapur api sudah sangat besar,” katanya.

Menurutnya, saat terbakar kondisi rumah terkunci rapat, karena anak korban sedang mengikuti rapat demo pemasangan regulator gas. Kemudian dirinya bersama saksi Amin memberitahu anaknya agar segera pulang karena rumah terbakar. Pardun juga mengajak warga setempat untuk segera memadamkan api.

“Saat pintu rumah berhasil dibuka, ternyata seluruh ruangan sudah terbakar, warga yang melihat panik dan berupaya mematikan api dan membantu mengevakuasi barang milik korban,” bebernya.

Api yang sudah terlanjur  besar itu susah dikendalikan, bahkan dengan cepat merambat dan menjalar ke rumah yang ada di dekatnya. Tidak sampai setengah jam dua rumah serta  satu ruangan dapur habis menjadi arang. “ Cepat sekali, tidak sampai 15 menit, tiga rumah habis,api bergerak ke arah timur,” imbuhnya.

Ketua Rt.04/Rw.01 Kampung Kalianget Hamamudin mengatakan bahwa saat kejadian dirinya tidak mengetahui sebab sedang bekerja di luar. Dia mendapatkan informasi dari warganya agar segera pulang karena ada kebakaran.

“Persisnya saya tidak tau soal kebakaran ini, tapi dari laporan warga terjadi pada pukul 11.30 WIB siang, dipicu oleh tungku api di dapur milik bawon, rumah yang terbakar berkontruksi semi permanen, api berhasil dipadamkan setengah jam kemudian,” katanya.

Disebutkan olehnya bahwa, rumah yang habis terbakar milik Bawon Lutfiyah, kemudian milik Jasmadi yang sekarang sudah menjadi milik Subhan Said, dan yang ketiga dapur rumah milik Saefudin yang saat ini dihuni oleh adiknya, Hartatik. Selain itu api juga merusak bagian atap dapur milik Subhan Said.

“Saat peritiwa itu terjadi, rumah dalam kondisi kosong,” tandasnya.

Camat Wonosobo Zulfa Ahsan Alim membenarkan peritiwa tersebut. Menurutnya api berhasil dipadamkan setengah jam kemudian  oleh warga kalianget dibantu petugas damkar. Pihaknya merasa prihatin dan berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali.

“Api berhasil diatasi berkat kerjasama antara warga, damkar, TNI dan Polri,” katanya.

Zulfa mengimbau kepada warga yang masih menggunakan tungku dapur agar selalu waspada dan tidak meninggalkan dapur dalam kondisi api masih menyala. “ pengguna tungku dapur mesti waspada jangan tinggalkan api dalam kondisi hidup,” pungkasnya. (gus/jpnn/muz)

BERBAGI