Beranda Hiburan DJ Avant Ingin Jadi Pebisnis

DJ Avant Ingin Jadi Pebisnis

349
Avan Gusti “ DJ Avant “. FOTO : DWI SAMBODO/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Avan Gusti atau akrab disapa DJ Avant mengaku senang keterlibatnya dalam dunia hiburan sebagai peramu musik elektronik mendapat sambutan positif penggemar mix music di Kota Semarang.

Menurutnya, geliat dunia disc jokey (DJ) di Kota Semarang kini mengalami banyak perubahan. “Hampir empat tahun ini, saya terlibat langsung dalam dunia hiburan sebagai DJ. Meski baru seumur jagung tetapi saya cukup bangga bisa menjadi bagian dari hingar bingar dan geliat dunia hiburan sebagai musisi muda khususnya di Kota Semarang,” ujar DJ profesisonal yang kini tengah bermain di sebuah club ternama di Kota Lunpia.

Sebagai generasi muda, meski profesi DJ sudah cukup memberinya ketenaran dan bahkan materi, Avan tak lantas benhenti disitu saja. Menjalani bisnis dan ingin menjadi pebisnis profesional menjadi salah satu tujuan hidupnya dalam ruang lingkup jaman modern serba digital ini.

“Kalau nge-DJ itu sebenarnya hanya sebatas hobi musik yang bisa saya salurkan dengan positif, selain mendapat pengalaman juga bisa menghasilkan materi. Tetapi tujuan hidup saya bukan itu, sesuai pendidikan yang tengah saya jalani dalam bidang ekonomi saya tak ingin pada usia tak tua nanti tidak bisa menghasilkan apa – apa. Menjadi pebisnis adalah cita-cita utama untuk dapat mengembangakan ilmu dan pendidikan formal yang saya dapat,” imbuh, Mahasiswa semester akhir Ilmu Ekonomi, Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) Semarang itu.

“Yang paling penting itu adalah, jika hobi atau kesukaan bisa dikembangkan dengan baik dan menghasilkan serta bermanfaat untuk orang banyak. Seperti yang sedang saya jalani sebagai seorang Entertaintment. Namun, meski sudah bisa berkembang saya tetap konsisten untuk bisa lebih baik lagi dengan mengembangkan ilmu dan pendidikan pada bidang ekonomi menjadi seorang pebisnis,” jelas pemilik Remark – Pro, sebuah event organizier profesional di Semarang.

Baginya tak hanya berbuat baik saja dalam hidup ini. “Jika apa saja yang kita senangi bisa dikembangkan dengan baik terlebih bisa bermanfaat untuk orang lain, itulah hidup yang sebenarnya,” tandasnya. (ucl/mar/mg8)