Beranda Jateng DPRD Jateng Minta Panwaslu Fokus Awasi Politik Uang

DPRD Jateng Minta Panwaslu Fokus Awasi Politik Uang

27
BERBAGI

 JATENGPOS.CO.ID, TEGAL – Sekretaris Komisi A DPRD Jateng Ali Mansyur minta Panwaslu Kota Tegal harus fokus melakukan pengawasan terhadap persoalan money politic atau politik uang dalam Pilkada Serentak 2018. Pasalnya, setiap pilkada persoalan politik uang selalu muncul. Apalagi diduga sudah tersistem.

Hal itu disampaikan Ali Mansyur saat memimpin Komisi A DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja (KK) ke Kantor Panwaslu Kota Tegal, Senin (15/1). KK tersebut dalam ranga pemantauan persiapan Pilkada Serentak 2018.

“Panwaslu harus dapat bekerja lebih keras agar dapat meminimalisir praktek money politic. Inilah peran penting panwaslu karena selama ada pilkada angka money politic tidak terukur,” kata politikus NasDem itu.

Menanggapi hal itu, Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto mengatakan, pihaknya selalu berkomitmen untuk melakukan gerakan anti-politik uang.

“Kami selalu melakukan sosialisasi untuk terus menghindari politik uang. Kami lebih suka dengan pemilih rasional ketimbang pemilih cerdas,” kata Akbar.

Pihaknya juga sudah mendirikan Pojok Pemilu untuk mendukung sosialisasi pengawasan. Selain itu, ia juga menekankan bahwa pengawasan pemilu tetap menjadi tanggungjawab bersama.

“Suksesnya pemilu bukan hanya dari penyelenggara tapi dari semua elemen yang turut bertanggungjawab. Kamu sudah sampaikan ke media untuk memberitakan secara berimbang. Jika ada media yang hanya memberitakan satu paslon saja, maka itu sudah menjadi ranah kami,” jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tegal Kota Agustinus David mengatakan saat ini sudah terbentuk Satgas Money Politic dan Black Campaign. Tugasnya, pengawasan luar terhadap munculnya indikasi politik uang dan kampanye hitam.

“Kami tegas mengawal pilwalkot sehingga diharapkan kondisinya tetap kondusif,” kata David. (Ahm)

BERBAGI