Beranda Hiburan Dreamlight Besut Acara MYTV Garap Segmen Perempuan

Dreamlight Besut Acara MYTV Garap Segmen Perempuan

208
SYUTING PROGRAM: Suasana pengambilan gambar talkshow
SYUTING PROGRAM: Suasana pengambilan gambar talkshow "Heart to Heart" di Ungaran Kabupaten Semarang.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Dreamlight World Media, sebuah rumah produksi yang bermarkas di Ungaran Kabupaten Semarang saat ini sedang ngebut merampungkan beberapa tayangan dengan beragam genre, baik drama, reality show dan talkshow. Semua tayangan itu untuk mengisi slot yang diberikan oleh MYTV, media televisi berjaringan yang hampir semua programnya fokus pada segmen pemirsa perempuan.

Kebutuhan dan kepentingan pemirsa di wilayah program yang disiarkan lebih menekankan pada nuansa lokal yang melibatkan penonton banyak. Misalnya program interaktif dan kegiatan acara off air untuk memperkuat penetrasi masyarakat.

Beberapa tayangan itu antara lain “Her Story”, “Heart to Heart” dan “Unconditional”. “Her Story”, misalnya adalah program bergenre drama reality. Program itu mengangkat tema permasalahan remaja, tragedi kehidupan cinta, keluarga, juga persoalan harta dan tahta. Cerita dibahas dari sudut pandang perempuan, baik itu ibu, saudara atau anak perempuan. Banyak nilai kehidupan yang bisa disisipkan dalam cerita, sehingga mampu memberikan inspirasi bagi seluruh pemirsa. Yang tak akan kalah serunya adalah “Heart to Heart”.

Program televisi berbentuk talkshow yang mengeksplor berbagai permasalahan keluarga dengan berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Dalam acara ini dihadirkan lima narasumber sekaligus. Masing-masing narasuber akan memiliki pandangan dan prespektif berbeda dalam menilai sebuah persoalan. Perbedaan sudut pandang inilah yang menjadikan “Heart to Heart” seru dan hidup. Topik diambil dari permasalahan yang sedang hangat terjadi di masyarakat. Sedangkan “Unconditional”, merupakan program siaran televisi juga bergenre reality show. “Unconditional”, tayangan yang mengeksplor perjuangan kehidupan seorang ibu dan anaknya untuk menanamkan nilai-nilai budi pekerti dan sosial yang baik untuk anaknya.

“Unconditional” berdurasi 30 menit dan pemirsa akan dapat melihat bagaimana perjuangan ibu dan anak dalam menjalani hidup yang keras, namun tetap mampu menjaga nilainilai kehidupan yang baik untuk keluarga.

Menurut Landung Y Saptoto, creative supervisor dari tiga program itu, proses produksi akan dicermati sejak proses pencarian alamat sampai perkenalan dengan kehidupan sehari-hari si target.

“Program ini kami harapkan agar mampu memberikan tontonan yang tidak hanya menghibur tapi juga menginspirasi dan mengubah pemirsanya,” imbuhnya.

MYTV (singkatan dari Mayapada Televisi) sebelumnya bernama Banten TV dan INTV. Sebuah stasiun televisi swasta berjaringan asal Jakarta. Stasiun televisi ini mengudara sejak 28 Agustus 2006 sebagai Banten TV. Tapi mulai 1 Februari 2019, INTV berganti nama lagi menjadi MYTV setelah diakuisisi oleh Mayapada Group sebesar 90% sejak tahun 2018 dan mengubah konsepnya dari televisi keluarga menjadi televisi khusus perempuan. (bis/ucl/mar)