Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Drill Tingkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar

Drill Tingkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar

106
Udreg,S.Pd.SD Guru SD Negeri Kliwonan, Banyuurip, Purworejo
Udreg,S.Pd.SD Guru SD Negeri Kliwonan, Banyuurip, Purworejo

Berawal dari beberapa tahun terakhir, siswa kelas VI SD Negeri Kliwonan, selalu mendapat kesulitan tentang materi,” Operasi Hitung Bilangan Bulat.”Kesulitan tersebut di dapat dari akhir evaluasi menunjukkan hasil yang selalu kurang memuaskan. Oleh karena itu Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk Standar Kompetensi 1, Kompetensi Dasar 1.1. belum tercapai karena nilai sebagian besar siswa masih di bawah KKM.

Permasalahan yang penulis amati, bahwa siswa kurang aktif dalam mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan kurangnya mengerjakan soal-soal latihan. Siswa terlihat tidak bersemangat dalam mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar karena merasa kesulitan akan materi yang diterimanya.

Berdasarkan alasan tersebut penulis mencoba menerapkan metode drill untuk meningkatkan aktifitas dan prestasi belajar siswa dalam Mata Pelajaran Matematika Kelas VI SD, Standar Kompetensi I. Melakukan operasi hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah. Kompetensi Dasar 1.1. Menggunakan sifat-sifat operasi hitung termasuk operasi campuran, FPB dan KPK. Dengan materi pokok,” Operasi Hitung Bilangan Bulat.”

Penulis memilih metode drill karena merasa lebih cocok untuk materi tersebut dibanding metode-metode yang lainnya. Metode drill tentu memiliki kelebihan dan kelemahan-kelemahan. Kelebihan itulah yang menjadi dasar penulis memilih metode tersebut.

Menurut Nana Sudjana, Metode Drill adalah satu kegiatan melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh dengan tujuan untuk memperkuat suatu asosiasi atau menyempurnakan suatu keterampilan agar menjadi sifat permanen. ( dikutip dari google).

Ciri khas dari metode drill ini adalah kegiatan berupa pengulangan berkali-kali dari hal yang sama. Metode drill adalah suatu cara mengajar di mana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari. Dengan demikian terbentuklah pengetahuan dan keterampilan siap yang setiap saat siap dipergunakan. Berdasarkan hal tersebut penulis yakin bahwa metode drill merupakan salah satu metode yang sangat cocok dan pantas digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa tentang,”Operasi Hitung Bilangan Bulat.”

Adapun langkah-langkah yang penulis lakukan adalah sebagai berikut : Pertama: Siswa diberi penjelasan cara-cara menyelesaikan soal-soal tentang materi yang disajikan. Di sini penulis menyampaikan materi tentang operasi hitung bilangan bulat. Setelah siswa memahami materi kemudian diberi soal sedikit demi sedikit dengan bentuk soal yang sama dikerjakan kemudian dibahas bersama.

Kedua: Siswa diberi soal dengan bentuk yang sama dan jumlah yang lebih dari yang pertama misal tiga atau lebih. Soal dikerjakan dengan diberi batasan waktu, kemudian dibahas bersama dengan cara menyuruh beberapa siswa untuk mewakili menuliskan hasil di papan tulis yang telah dikerjakan. Kemudian dibahas bersama. Begitu seterusnya sampai siswa benar-benar paham akan materi yang dibahasnya.

Ketiga: Setelah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selesai siswa diberi tugas PR untuk dikerjakan di rumah, dan jangan lupa setiap PR harus dicocokkan agar siswa tidak kecewa.

Berawal dari kegiatan tersebut di atas, siswa lama-lama merasa senang akan tugas-tugas yang diberikan guru terutama untuk menyelesaikan soal-soal latihan secara mandiri maupun berkelompok. Dengan diberi soal-soal latihan yang dalam pengerjaannya dengan motivasi dan bimbingan guru tersebut maka siswa juga menjadi lebih percaya diri, aktif dalam Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ), dan prestasi meningkat.

Demikian metode drill menurut penulis sangat cocok untuk meningkatkan aktifitas dan prestasi hasil belajar siswa, khususnya untuk materi,”Operasi Hitung Bilangan Bulat,” Mata Pelajaran Matematika kelas VI SD dan materi-materi lain tentunya.

Udreg,S.Pd.SD
Guru SD Negeri Kliwonan, Banyuurip, Purworejo