Beranda Jateng Banyumas Dua Jenazah Ditemukan Lagi di Longsor Brebes

Dua Jenazah Ditemukan Lagi di Longsor Brebes

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, BREBES – Sebanyak dua korban tanah longsor di Desa Pasir Panjang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditemukan oleh tim gabungan dalam lanjutan pencarian para korban bencana alam itu, Jumat.

Satu jenazah perempuan bernama Wartinah (46) ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di bawah tebing dekat areal persawahan desa setempat, tak jauh dari Sungai Pangurudan yang aliran airnya berhulu di Bukit Pangurudan.

Satu jasad lainnya berupa potongan tubuh laki-laki bernama Kiswan alias Tewul (45) ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, di lokasi sekitar satu kilometer dari Jalan Lio Desa Pasir Panjang, dekat aliran sungai itu.

Korban yang diperkirakan terbawa material longsor itu, adalah sopir mobil bak terbuka, yang sedang melintasi tempat tersebut saat terjadi bencana pada Kamis (22/2) pagi. Bencana terjadi sebagai dampak hujan deras di kawasan setempat.

Petugas Pos Disaster Victim Identification Polda Jateng AKP Wijaya Jati mengatakan kedua korban yang ditemukan tersebut telah dibawa ke Puskesmas Bentar untuk penanganan lebih lanjut, setelah ditangani Tim DVI yang membuka pos di tepi jalan provinsi di Desa Pasir Panjang, atau sekitar 400 meter dari lokasi utama tanah longsor.

Tanah longsor terjadi di hutan produksi milik Perhutani BKPH Salem Petak 26 RPH Babakan pada Kamis (22/2) pukul 08.00 WIB. Bencana itu menimpa sejumlah warga yang sedang mengolah lahan pertanian di dekat kawasan hutan tersebut.

Hingga Jumat pagi, tercatat korban meninggal dunia dalam kejadian itu, antara lain Karsini (56), Casto (48), Wati (86), Rademi (50), Kiswan (42), dan Caski (50). Sebanyak empat korban selamat masih dirawat di Puskesmas Bentar, yaitu Turtik (38), Minarto (57), Watirah (50), dan Mulyono (56). Para korban adalah warga Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes.

Berdasarkan data hingga Jumat tengah hari, total 16 korban dalam pencarian karena tertimbun longsor, 14 orang selamat, dan delapan orang meninggal dunia dengan dua di antaranya yang ditemukan pada Jumat pagi.

Ia menjelaskan Pos DVI Polda Jateng dengan personelnya dibuka di dekat lokasi bencana untuk mengakomodasi kepentingan warga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana alam tersebut.

“Pendirian pos di sini agar tidak menyulitkan keluarga korban, mencari anggota keluarganya karena semua korban akan terlaporkan di pos ini,” ujar dia.(drh/ant)

BERBAGI