Beranda Jateng Dua Pekan Lalu Lintas Via Manahan Dialihkan

Dua Pekan Lalu Lintas Via Manahan Dialihkan

26
BERBAGI
Pengecoran Over Pass Manahan, Arus Lalin Dialihkan 2 Pekan (Putri Wijayanti/Jateng Pos)
JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) baru di kawasan Manahan Senin (30/7), terkait pembangunan overpass yang memasuki tahap penimbunan mortar busa di Jalan MT Haryono. Hingga dua pekan ke depan kendaraan tidak diperbolehkan lagi melintas di salah satu urat Jalan Adi Sucipto itu.
Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalin Dishub Kota Solo, Mudo Prayitno mengatakan, terkait penutupan Jalan MT Haryono, pihaknya telah menyiapkan rekayasa untuk pengalihan arus lalin. Yakni dengan membelokkan kendaraan dari arah utara yang akan melintas ke MT Haryono melalui Jalan Menteri Supeno. Sedangkan untuk kendaraan dari arah barat akan dibelokkan juga ke Jalan Menteri Supeno.
“Dari Menteri Supeno bisa ke utara menuju Jalan Depok atau ke timur menuju Jalan RM Said. Kalau yang mau ke arah MT Haryono bisa lewat belakang Manahan (Menteri Supeno) kemudian langsung ke Jalan Adi Sucipto,” jelasnya.
Ia menambahkan, penutupan total Jalan MT Haryono dimulai dari simpang tiga patung kuda ke selatan hingga perlintasan sebidang Manahan. Namun, khusus warga yang ingin ke SMPN 1 Solo, Kanwil Pajak atau ke Toko Roti Sophie Souffle, pihaknya menyediakan lajur khusus.
“Ada jalur khusus yang disiapkan dari kontraktor, sehingga masih bisa dilintasi tapi terbatas. Kalau dari kami, menyiapkan rambu-rambu penunjuk jalan agar pengguna jalan tidak bingung dengan adanya perubahan arus ini,” jelasnya.
Terpisah, Bagian K3 PT Yasa Patria Perkasa, Aditya Handoko mengatakan, sampai saat ini progres pengerjaan overpass Manahan sudah mencapai 49 persen atau sesuai jadwal.
“Saat ini kita sudah ditahap penimbunan mortar busa. Setelah itu, kalau tidak terlambat nanti Rabu atau Kamis pemasangan corrugated stainless steel di Jalan Samratulangi. Karena itu jalan perlu ditutup untuk keperluan penimbunan mortar atau pengecoran karena tidak bisa dilalui,” ujarnya.
Terkait akses khusus bagi pelanggan toko roti maupun warga sekolah SMPN 1 Solo, Aditya mengatakan akan dibuatkan drop poin, sehingga aktivitas pembangunan overpass tidak menganggu warga yang ingin mengakses dua lokasi tersebut. (fid/jay)
BERBAGI