Beranda Hukum & Kriminal Dua Perampok Bengkring Dihajar Massa

Dua Perampok Bengkring Dihajar Massa

BERBAGI
Dua pelaku perampokan yang berbada kurus diamankan di Mapolsek Candisari. FOTO : ASYHAR/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Dua pemuda pelaku perampasan bersenjata tajam (sajam) tertangkap usai beraksi di Jalan Tegalsari Raya RT 05 RW 13, Tegalsari, Kecamatan Candisari, pada Senin (11/12), sekitar pukul 03.00. Sebelumnya kedua pelaku beraksi merampas ponsel dan melukai korbannya dengan pisau lipat.

Dua pelaku yang berbadan kurus atau bengkring  itu Ahmad Ridwan (23), warga Jalan Peyek, Dadapsari, Semarang Utara, dan Yosi Hussein (25) warga Jalan Erowati Baru, Bulu Lor, Semarang Utara, tersebut bahkan sempat meneriaki korban begal saat sejumlah warga mendekat ke lokasi kejadian.

Korban dalam kejadian tersebut dua orang berboncengan sepeda motor yang melintas di lokasi kejadian. Keduanya, Imam Ari Utomo (24), warga asal Boyolali, dan Vanessa (19), warga Jalan Lamongan, Gajahmungkur. Korban Imam menderita luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri dan lengan kiri sehingga harus dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang.

“Dua orang ini merupakan pelaku perampasan disertai kekerasan. Pelaku merampas ponsel milik korban namun mendapat perlawanan hingga pelaku menusukkan pisau lipat ke tubuh korban,” kata Kapolsek Candisari, Iptu Teguh Prasetyo, saat memberikan keterangan di Mapolsek Candisari, Selasa (12/12) siang.

Teguh menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban Imam hendak mengantar Vannesa pulang ke rumah. Keduanya berboncengan dengan sepeda motor matik. Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba ada sepeda motor yang memepet dari arah belakang dan seketika menendang sepeda motor korban hingga terjatuh.

“Pelaku dari arah belakang, memepet sepeda motor korban. Lalu menendangnya sampai korban terjatuh. Pelaku langsung meminta paksa ponsel milik korban Imam dan Vannesa,” jelasnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Candisari, Iptu Supriyanto.

Perlawanan korban membuat salah satu pelaku semakin nekat dengan mengeluarkan pisau lipat dari kantong celana. Serangan menggunakan pisau tersebut membuat Imam tidak berdaya. Korban kemudian berteriak minta tolong hingga terdengar oleh warga sekitar.

Begitu mengetahui kejadian warga langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung petugas Polsek Candisari tiba di lokasi tepat waktu sehingga kedua pelaku berhasil diamankan. Sementara korban Imam yang terluka langsung dilarikan ke RSUP dr Kariadi untuk menjalani perawatan.

Iptu Supriyanto menambahkan, hasil pemeriksaan sementara diketahui pelaku mengaku beraksi secara spontan. Sebelum beraksi kedua pelaku berpesta miras. Namun keduanya kehabisan minuman keras dan memiliki ide untuk melakukan perampasan. “Jadi hasil merampas itu akan dijual dan uangnya untuk membeli miras lagi. Tapi saat beraksi diketahui warga dan dihajar sampai babak belur,” tambahnya.

Kasus tersebut kini masih dikembangkan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Candisari. Kedua pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolsek Candisari.

“Ini masih dikembangkan lagi, masih kami mintai keterangan lebih lanjut. Barang bukti yang kami sita ada pisau lipat yang digunakan menusuk korban dan juga sepeda motor yang digunakan saat beraksi,” pungkasnya. (har/muz)