Beranda Semarang Duka dan Doa Graha Wisata untuk ‘ Putty Fathikah Rani ‘

Duka dan Doa Graha Wisata untuk ‘ Putty Fathikah Rani ‘

Pramugari Korban Pesawat Lion Air JT 610

115
BERBAGI
Putty Fathikah Rani (alm). Foto : DOK/JATENG POS.
Putty Fathikah Rani (alm). Foto : DOK/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 penerbangan Jakarta – Pangkal Pinang, awal November 2018 lalu, banyak menyisakan duka khususnya untuk keluarga dan masyarakat yang berhubungan dengan seluruh korban nyawa penumpang dan crew.

            Salah satunya adalah keluarga ‘ Putty Fathikah Rani ‘ asal Desa Wilalung gang 1 Gajah Demak Jawa Tengah. Selain keluarga, teman dan sahabat juga turut berduka atas meninggalnya Putty yang menjadi Crew ( Pramugari training Lion Air ).

Lembaga Pendidikan Profesi (LPP) Graha Wisata Semarang, sebagai tempat pendidikan Putty sapaan akrab dara cantik tersebut, juga memberikan apresiasi doa dan rasa duka kepada keluarga.

Ditemui Jateng pos, Henny Yuliastuti Direktur LPP Graha Wisata Semarang, mengungkapkan rasa dukanya tidak saja kepada keluarga korban, tetap juga ditujukan untuk dunia pendidikan pariwisata yang kehilangan salah satu anak didik berprestasi yang turut menjadi korban pesawat tersebut.

“Rasa duka dan kehilangan tengah menyelimuti dunia pendidikan pariwisata khususnya LPP Graha Wisata Semarang. Memang benar Putty merupakan salah satu anak didik kami yang mampu menunjukan prestasinya menjadi seorang pramugari di Lion Air,”ujarnya, Jumat (30/11) di LPP Graha Wisata, Jalan KH Ahmad Dahlan Semarang.

Dijelaskan, tiga bulan sebelum peristiwa naas itu, Putty yang telah menyelesaikan pendidikanya sebagai anggkatan 2017-2018 Graha Wisata, telah mampu lolos seleksi menjadi salah satu pramugari Lion Air.

“Meski hanya tinggal menunggu wisuda, Putty mampu menunjukan prestasinya didunia pekerjaan sebagai pramugari Lion Air. Kalau dikatakan kehilangan dan rasa duka yang dalam, kami sebagai lembaga pendidikan tempat Putty belajar, rasa itu benar-benar menyelimuti seluruh anak didik dan guru pendidik,”ungkapnya.

Lanjut Henny, meski telah kehilangan salah satu anak didik terbaik, ia berharap prestasi yang diukir Putty bisa menjadi contoh baik untuk anak didik lainya.

“Pengorbanan Putty tidak lah mudah untuk bisa meraih cita-citanya, tetapi Allah berkata lain. Semoga Putty dan korban lainya mendapatkan tempat yang baik di sisi NYA. Dan peristiwa kecelakaan pesawat tersebut bisa menjadi pembelajaran semua pihak untuk bisa lebih baik lagi dimasa yang akan datang,”pungkas, Henny yang telah mengunjungi keluarga dan mengikuti pemakaman Putty di Demak, pekan lalu. (ucl)

BERBAGI