Beranda Semarang Edukasi Public Speaking Generasi Milenial

Edukasi Public Speaking Generasi Milenial

93
PROFESIONAL: Sha¿ ra Umm presenter dan aktris profesional.
PROFESIONAL: Shafira Umm presenter dan aktris profesional.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Shafira Umm, aktris dan presenter muda berbakat intim disapa Shafira , mengaku senang bisa berbagi ilmu kepada generasi muda milenial dengan mengedukasi public speaking sebagai kemampuan yang dimilikinya dalam menapaki profesi yang tengah dijalankanya.

Memberikan edukasi kepada kaum milenial di kalangan kampus, tentang kemampuan diri untuk mengembangkan talenta di bidang public speaking, tidak menjadi halangan wanita cantik murah senyum tersebut. Baginya, menularkan ilmu kepada generasi muda yang ingin menapaki dunia presenter dan public fi gur sudah menjadi bagian hidupnya.

“Senang dan puas aja sih, bisa berbagai ilmu. Terlebih, edukasi yang kita sampaikan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh generasi muda untuk terjun dalam dunia kerja,” tukasnya, usai memberikan pemaparan Ilmu public speaking bersama Wardah Kosmetik, di gedung Prof Sudarto, Undip tembalang Semarang, Sabtu (13/4) lalu.

Presenter salah satu TV Nasional yang tengah naik daun tersebut, menambahkan, untuk menjadi public fi gur dalam sebuah profesi profesional, dibutuhkan ketekunan dan kemampuan mumpuni.

“Kalau hanya modal bakat, itu saja tidak cukup. Mengasah kemampuan yang diimbangi dengan pendidikan formal dalam bidangnya, mutlak dibutuhkan untuk menjadikan seseorang sukses dalam meniti karirnya,” jelasnya.

Jebolan Indonesia British School of Communication Jakarta itu, berharap kepada generasi muda yang disebut milenial ditengah jaman era digital ini. Mereka mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi.

“Dulu saya menganggap orang punya bakat dalam bidang apa saja, bisa langsung sukses menapaki sebuah profesi. Ternyata itu saja tidak cukup, dibutuhkan pendidikan formal dengan kreatifitas yang luas. Teknologi canggih harus bisa dimanfaatkan oleh generasi sekarang, jangan mudah menyerah dan terus tekun belajar meski sudah menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang banyak,” pungkasnya. (ucl/muz)