Beranda Travelling Wisata Emirates Hubungkan Dubai, Bali, dan Auckland

Emirates Hubungkan Dubai, Bali, dan Auckland

BERBAGI
  • Emirates Hubungkan Dubai, Bali, dan Auckland

JATENGPOS.CO.ID.JAKARTA – Bali akan semakin mempertegas statusnya sebagai destinasi wisata nomor satu di Indonesia. Sebab, maskapai Emirates Airlines akan membuka rute internasional baru untuk Bali.

Rute tersebut menghubungkan Dubai, Bali, dan Auckland. Rencananya, Emirates akan meluncurkan rute baru itu pada 14 Juni 2018.

Layanan ini membuat penumpang yang melintasi rute Dubai-Bali memiliki tambahan pilihan. Sebelumnya, rute Dubai-Bali hanya dilayani dua kali.

“Kami senang dapat memperkenalkan tambahan ini. Permintaan pasar sangat besar untuk berkunjung ke Bali. Kami yakin layanan sepanjang tahun antara Auckland dan Bali akan diterima dengan baik oleh para konsumen,” kata President Emirates Airlines, Sir Tim Clark, Selasa (20/2)

“Tidak hanya di Selandia Baru dan Indonesia, kami juga berharap rute ini diterima oleh jaringan global kami. Terutama, pasar seperti Inggris, Eropa dan Timur Tengah,” sambung Sir Tim Clark.

Rute Dubai-Bali-Auckland akan dilayani armada Boeing 777 300-ER. Emirates menawarkan 8 kursi Kelas Utama, 42 kursi Kelas Bisnis dan 304 kursi Kelas Ekonomi. Termasuk juga layanan kargo berkapasitas 20 ton.

Penerbangan EK450 akan berangkat dari Dubai pukul 06.55 dan sampai di Denpasar pukul 20.20. Pesawat ini akan melanjutkan penerbangan ke Auckland pukul 22.00. EK450 akan tiba di kota terbesar di Selandia Baru itu pukul 10.00 keesokan harinya.

Sebaliknya, penerbangan EK451 berangkat dari Auckland pukul 12.40, dan sampai di Depasar pukul 17.55. Pesawat ini akan berangkat dari Denpasar pukul 19.50. EK451 dijadwalkan tiba di Dubai pukul 00.45 lepas tengah malam.

Tim Clark juga mengatakan, rute baru ini adalah bagian dari strategi memperluas jaringan. Sekaligus, meningkatkan pangsa pasar dari Selandia Baru menuju Bali. Sebab, belum ada penerbangan reguler yang melayaninya.

“Dibukanya layanan penerbangan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutkan perusahaan. Terutama dalam memaksimalkan potensi pasar Selandia Baru yang semakin menjanjikan. Selandia Baru belum banyak digarap maksimal oleh maskapai lain,” ujarnya.

Mendengar hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut senang. Pasalnya, Indonesia butuh tambahan penerbangan internasional baru. Manpar optimis target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2018 dapat terealisasi.

“Untuk mencapai target sebanyak 17 juta wisman di 2018, dibutuhkan lagi tambahan 1,1 juta seat, atau menjadi 25,5 juta seat penerbangan internasional. Rute baru Emirates ini semoga bisa diikuti oleh maskapai lain. Sehingga target 17 juta wisman tahun 2018 dapat tercapai,” ujar Menpar Arief Yahya. (*/jan)