Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Everyone Is A Teacher, dalam Pembelajaran GTO di SMK

Everyone Is A Teacher, dalam Pembelajaran GTO di SMK

83
Supriyanto Guru produktif Otomotif SMK N 1 Trucuk Kabupaten Klaten
Supriyanto Guru produktif Otomotif SMK N 1 Trucuk Kabupaten Klaten

Gambar merupakan sebuah alat untuk menyatakan maksud, terutama bagi orang-orang teknik. Oleh karena itu gambar sering juga disebut sebagai bahasa Teknik. Sebagai bahasa teknik, diharapkan sebuah gambar dapat menjelaskan keterangan-keterangan secara tepat & obyektif. Dalam bidang otomotif, gambar proyeksi, gambar potongan sering digunakan untuk menunjukkan bentuk dan nama komponen bagian luar/dalam serta membantu menjelaskan prinsip-prinsip kerja mesin.Simbol-simbol, kode-kode dan diagram kerja/rangkaian sistem juga digunakan pada bidang otomotif. Bahkan pada mobil-mobil baru selalu disertakan buku manual (manual book) yang berisi gambar-gambar dan keterangan tentang mobil tersebut. Penunjukkan gambar-gambar dalam buku manual dapat mempermudah para mekanik dan pemiliki kendaraan untuk memelihara/servis serta memperbaiki kendaraan.

Melihat pentingnya fungsi gambar khususnya dalam bidang otomotif maka di SMK dengan program keahlian Teknik Kendaraan Ringan ( progli TKR) diajarkan mata pelajaran Gambar Teknik Otomotif (GTO). Materi GTO berisi tentang fungsi dan standar gambar teknik yang digunakan, bahan dan alat- alat yang diperlukan, macam- macam huruf, angka, kode, lambang beserta ukurannya hingga ketrampilan menggambar konstruksi geometri. Hal tersebut di atas perlu dipelajari dan dipahami dengan sungguh-sungguh sehingga gambar teknik yang dihasilkan tidak menimbulkan salah pengertian dalam komunikasi teknik.

Penulis yang merupakan guru produktif progli TKR di SMK N 1 Trucuk dan mengampu mata pelajaran GTO menggunakan strategi Everyone Is A Teacher (setiap orang adalah guru). Strategi ini memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk bertindak sebagai ‘guru’ terhadap siswa lainnya, sehingga timbul partisipasi kelas baik secara keseluruhan maupun individu. Siswa yang biasanya pasif mau tidak mau akan terlibat dalam pembelajaran secara aktif.

Everyone Is Teacher, dapat diterapkan dalam pembelajaran baik materi teori maupun praktek ketrampilan menggambar. Saat pembahasan materi teori , guru membagikan kartu indeks yang telah disiapkan dan siswa diminta menuliskan satu pertanyaan berkaitan materi di kartu indeks. Selanjutnya secara acak guru membagikan kembali kartu dan siswa mencari jawab dari pertanyaan yang tertulis di kartu tersebut. Secara bergantian siswa membaca pertanyaan dan memberikan jawabannya.

Guru meminta tanggapan atas jawaban yang diberikan. dan selanjutnya bersama siswa dan guru menyimpulkan jawab yang benar. Saat materi ketrampilan praktek gambar teknik , siswa dihadapkan masalah berkaitan materi pokok yang selanjutnya siswa aktif mencari pemahaman akan objek, menganalisisnya, yang selanjutnya dapat saling membantu dalam menjawab masalah dan membuat gambar teknik sesuai standar yang dipersyaratkan.

Pembelajaran GTO dengan strategi ini ternyata memberikan hasil menggembirakan, yang ditunjukkan dengan meningkatnya keaktifan siswa terutama dalam mengerjakan proyek gambar teknik , siswa saling membantu sehingga gambar yang dihasilkan sesuai standar yang dipersyaratkan. Dengan adanya peran sebagai ‘guru’ di antara siswa akan membuat siswa yang lamban termotivasi untuk belajar.

Melalui everyone is a teacher didapatkan nilai positip antara lain merangsang kemampuan siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber, mendorong tumbuhnya percaya diri dalam mengutarakan pendapat secara terbuka, melatih siswa untuk mandiri dalam menghadapi masalah,memperluas wawasan siswa dalam kegiatan saling bertukar informasi, pendapat dan pengalaman antar siswa.

Supriyanto
Guru produktif Otomotif
SMK N 1 Trucuk Kabupaten Klaten